Yan Coga: Pers Jangan Memberi Panggung Kepada Oknum yang Sibuk Cari Kesalahan Pemerintah

Coga News68 Dilihat

COGANEWS.COM | Palembang — Dalam mengahadapi epidemi Corona virus atau disebut dengan Covid-19 Yan Coga sapaan akrab Yan Hariranto Ketua Garda Api Sumsel dan sekaligus salah satu owner media coganews.com mengapresiasi langkah kebijakan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dan meminta Insan Pers untuk tidak memberi panggung kepada oknum yang hanya bisa menyalahkan pemerintah.

Ia menuturkan sangat bangga dengan Gubernur Sumsel, H. Herman Deru dalam situasi saat ini pemerintah Sumsel telah menyiapkan anggaran untuk penanganan Covid-19 dengan mengalihkan anggaran perjalanan dinas luar negeri, dan bahkan menyiapkan pasilitas tempat isolasi untuk para medis di hotel Swarna Dwipa.

“Kami bangga dengan Gubernur Sumsel karena dalam situasi saat ini pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk para tenaga medis yang mana itu dari anggaran perjalanan dinas luar negeri ditindakan hingga nol persen,” kata Yan Coga disela perbincangan sambil bersantap siang di salah satu kedai jalan Radial, Senin (20/4/2020).

Menurut Yan Coga pemerintah Sumsel telah berupaya untuk memutus mata rantai Covid-19 ini dengan serius. Bahkan bukan Pemrov Sumsel saja Pemerintah kota Palembang melalui Wlikota Harnojoyo dan Wakil nya Fitri Agustida serta Sekda Ratu Dewa patut diacungi jempol dalam pembasmian epidemi Covid-19, karena hal ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah Sumsel namun menjadi tangung jawab bersama.

READ  Kolaborasi Tanggap Darurat: Api Lahap 1 Unit Rumah Warga

Ia berharap kepada seluruh elemen dan insan pers di seluruh Indonesia, khususnya Sumsel tidak memberi panggung kepada politisi dan pengamat yang sengaja mendiskreditkan pemerintah dengan tujuan meraih popularitas untuk kepentingan kelompok, atau bertujuan merusak citra pemerintah di tengah semua elemen masyarakat lagi fokus dalam penanganan bencana penyebaran virus Covid-19 atau Corona.

Penegasan ini menyikapi maraknya berita di berbagai media mainstream dan media online akhir-akhir ini, yang mengutip pernyataan politisi dan para pengamat yang tak henti-hentinya mengkritik pemerintah baik pusat maupun daerah yang tengah berusaha mengatasi penyebaran dan penanggulangan bencana Covid 19 di seluruh Indonesia, khususnya Sumatera Selatan.

“Ini saatnya semua bersatu ikut fokus pada penanggulangan penyebaran virus mematikan, media jangan memberi panggung kepada oknum yang hanya sibuk mencari-cari kesalahan pemerintah dalam penanganan masalah Covid 19,” ujar Yan Coga.

Yan Coga juga menegaskan, di tengah bangsa ini sedang galau menghadapi bencana penyebaran virus mematikan ini, semua elemen termasuk pers wajib menciptakan opini yang justeru mampu mengarahkan masyarakat untuk bersatu padu membantu pemerintah melawan penyebaran virus Covid 19 dan menghindari politisasi penanganan becana ini. Langkah itu, menurutnya, adalah bagian dari menjalankan fungsi sosial kontrol pers sebagaimana di atur dalam UU Nomor 40 tahun 1999.

READ  Diskusi Organisasi Kepemudaan Bersama Kapolrestabes Palembang dan Kapolda Sumsel

“Melayani nara sumber silahkan saja, tapi kutipan pernyataan itu harus difilter secara profesional sebagai bagian dari penerapan kode etik jurnalistik agar dampak dari pemberitaan itu bisa menyebarkan hal yang bermanfaat bagi masyarakat, bukannya malah mengganggu konsentrasi pemerintah dalam mengatasi bencana ini,”tegasnya

Yan Coga menyebutkan bahwa sudah sepatutnya bagi tenaga para medis perlu perhatian yang lebih untuk pasilitas dan memikirkan dampak kesehatan mereka seperti Keselamat Keamanan Keraja (K3) sebaiknya ketika para medis menangani satu kasus Covid 19 harus tetap di ingatkan melalui briefing.

“Pers jangan memberi panggung oknum yang sibuk cari kesalahan pemerintah, stop pencitraan, stop mencela, stop mencari kesalahan,” pungkasnya.

@Nopri.