PPMI Sumsel Imbau Pemkot Palembang, Tegaskan Perusahaan Jangan Keluarkan PHK di Tengah Covid-19

COGANEWS.COM | PALEMBANG, – Kondisi pandemi virus corona atau Covid-19 dan di Hari ke-19 bulan suci Ramadhan 1441 H menjadi waktu yang tepat untuk berbagi, Ketua umum DPW Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Sumatera Selatan (Sumsel) bersama relawannya memberikan sedikit rezekinya dengan membagikan sembako dan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk warga yang terdampak Covid-19 khususnya di seputaran kota Palembang.

Pantauan di lapangan, kali ini tim PPMI Sumsel membagikan sebanyak 30 paket sembako kepada warga yang membutuhkan dan THR di kawasan Talang jambe, Sukabangun dan belakang Cinde jalan Sei Pangeran kecamatan IT I, Selasa (12/05/2020).

Ketua Umum DPW PPMI Sumsel Charma Afrianto, SE mengatakan, ia menjumpai ada keluarga yang sudah masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan sedang dikarantina atau isolasi secara mandiri dan pihaknya tersentuh untuk membantu memberikan paket sembako dan THR di bulan suci ramadhan ini.

“Kami melihat di sekitar lingkungan rumah warga yang terkena (PDP), harus dibantu karena disitu terlihat kategori orang dalam pengawasan (ODP) covid-19, kamipun akhirnya memutuskan untuk membantu di lingkungan jalan serumpun kelurahan sukajaya kecamatan sukarame,” ungkapnya.

Dikatakan Charma, Selanjutnya ia bergerak menindaklanjuti permintaan dari masyarakat melalui media sosial (medsos) via chat Facebook sehingga Tim PPMI Peduli menyusuri ke daerah belakang Cinde Jalan sei pangeran, kecamatan IT 1. Lalu, ia menemui sepasang keluarga dalam keadaan tidak bekerja dan istrinya sedang keadaan hamil.

READ  Dodi Reza Alex : Kader Golkar Harus Lebih Aktif Lagi

Lanjutnya, memang melihat kondisi rumahnya secara langsung sedih sekali PPMI melihatnya, dan pihaknya memberikan uang tunai dan paket sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

“Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan mulai dari pukul 13.00 WIB. hingga pukul 17.00 WIB. dan Tim PPMI peduli terus bergerak dibulan suci Ramadhan ini, memang kami fokuskan sudah beberapa hari ini untuk terus membagikan sembako dan THR sampai menjelang lebaran,” jelasnya.

Charma menambahkan, pihaknya kembali memberikan kritik kepada pihak pemerintah kota Palembang yang sampai hari ini daerah-daerah yang kami jumpai belum juga tersentuh bantuan sembako uluran tangan dari pemerintah kota Palembang di pandemi covid 19 ini.

Lebih lanjut, ia merasa sangat miris sekali melihat data yang pihaknya terima ada sekitar 6000 orang lebih yang terkena PHK, kemudian ini harus segera di antisipasi karena kalau tidak akan berdampak sangat fatal terhadap perekonomian di kota Palembang.

“Maka dari itu PPMI Sumsel meminta pihak Pemkot Palembang agar segera memberikan imbauan kepada seluruh perusahaan yang ada dikota Palembang untuk tidak melakukan tindakan PHK, karena akan sangat berbahaya dengan alasan adanya virus Corona ini PHK menjadi satu satunya solusi Buat Perusahaan untuk terus hidup padahal tidak demikian,” tegasnya.

READ  Cita Rasa Rempah Muba Pikat Pengunjung, PKK Muba Optimis Raih Juara

Ia menegaskan, Perusahaan cukup merumahkan sementara para Karyawan ataupun buruh, dan harus tetap membayar kewajiban. mungkin saja tidak membayar gajinya tetapi kewajiban perusahaan harus tetap, karena di UU tenaga kerja sudah sangat jelas, tidak boleh semena mena.

“Dengan alasan adanya virus ini, banyak sekali perusahaan yang melakukan tindakan PHK akibatnya sangat fatal untuk kedepannya bagi pemkot palambang,” ucapnya.

Untuk itu, kami selaku dari organisasi buruh mengimbau dan meminta pemerintah secara tegas untuk tidak mengeluarkan imbauan bagi seluruh perusahaan agak tidak mengeluarkan PHK di kota Palembang,

“Itu hasil temuan PPMI Sumselhari ini mudah mudahan hal yang tidak seberapa ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, sekali lagi kami mengimbau dari semua pihak, mari kita tingkatkan kembali ikatan sosial kita, percayalah inilah kesucian kita di bulan ramadhan dan semoga Wabah covid 19 di kota Palembang cepat berakhir,” tandasnya. (Rezaf).