Simpang Lima DPRD Sumsel Ditutup Dan Dipasang Kawat Berduri

Coga News118 Dilihat

Coganews.co.id | Palembang – Di hari keempat aksi tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di kota Palembang, Jalan Simpang Lima Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel telah di tutup dan dipasang kawat berduri, senin (12/10/2020).

Karena di jalan simpang lima DPRD Sumsel di tutup dan di pasang kawat berduri sehingga banyak pengendara bermotor dan mobil dialihkan, yang menjadi pembatas jalan persimpangan di jaga oleh ribuan kepolisian dan Sat Pol PP yang berjaga di semua sudut simpang lima DPRD Sumsel.

Mobil pemadam kebakaran dan mobil Barakuda yang melintas di setiap sudut kawasan simpang lima DPRD Sumsel, dalam hal ini untuk mencegah para pendemo memasuki kawasan gedung DPRD Sumsel.

READ  Sriwijaya HD Sukses Gelar Senam Sehat Ceria di Setiap 18 Kecamatan Sekota Palembang

Meskipun semua sudut persimpangan di tutup, para aksi masa gabungan dari aliansi mahasiswa se-Sumsel itu di kabarkan akan datang dari arah jalan radial Palembang.

Dalam aksi yang akan digelar buruh pada hari ini, Satlantas Polrestabes Palembang melakukan penutupan ruas jalan-jalan di delapan titik yang dianggap rawan kemacetan.

Adapun jalan yang ditutup, lanjut Kompol Yakin Rusdi Kasat Lantas Polrestabes Palembang yakni, Jalan Simpang Kampus Tridinanti diarahkan ke arah SMA 3, Simpang Bukit Samsat diarahkan ke Pasar Gubah, Jalan Masjid Takwa diarahkan ke ke kiri atau ke kanan.

Selanjutnya, Simpang Angkatan 45 dari Polda diarahkan ke Macan Lindungan, Simpang Sumpah Pemuda putar balik ke Jalan Angkatan 45, Simpang Charitas diarahkan ke Air Mancur Veteran Simpang Rusun atau Simpang PIM diarahkan ke Simpang Kedaung. (Ocha)