oleh

Warga Bukit Langkap Akui Program Bidang Pertanian HDS Sangat Pro Rakyat

Abdul Aziz : Didesa Kami tidak ada panen raya, yang ada panen di rayakan

.

Coganews.co.id | Muratara – Area Persawahan Pertanian  selalu mengalami persoalan Irigasi karena pembangunan irigasi cuma asal bangun, seperti yang terjadi di Desa Bukit Langkap Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). mengakibatkan petani sering gagal panen pada musim kemarau tiba.

Abd Aziz, menuturkan banyak sawah di Desa kami Bukit Langkap ini setiap musim kemarau tiba, terancam gagal Panen dikarenakan kekurangan air di sawah.

Sehingga mengakibatkan tanah kering. Dan  membiarkan tanaman padi tidak bisa tumbuh dengan subur, Desa kami Bukit Langkap merupakan salah satu daerah lumbung padi di Kabupaten Muratara.

“Permasalahan kekurangan air ini selalu kami alami dari tahun ke tahun sangat dirasakan oleh kami sebagai Petani,” Tuturnya.

“Kami sangat kecewa sebab kemarin yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Muratara sebagai lokasi panen raya sebenarnya “disini tak ada panen raya, yang ada panen yang dirayakan,” karena hasil panen tidak berlimpah, keluh Abdul Aziz dihadapan calon Bupati Kabupaten Muratara nomor urut 1 (satu) H. Devi Suhartoni.

Dialog Masyarakat Bukit Langkap dengan H. Devi Suhartoni Calon Bupati Muratara

Bila musim kemarau tiba jelasnya, Kondisi sawah di desa kami begitu memprihatinkan Miris sekali Petani yang mencari sesuap Nasi harus dikecewakan dengan Kondisi sawah yang kekurangan air, sebagai penyebab utaman juga kurangnya perhatian Pemerintah terhadap sumber Irigasi Masyarakat karena pembangunan yang tidak berkualitas.

READ  Anggota DPR RI Riezky Aprilia Serahkan Bantuan 5081 Ha Benih

H. Devi Suhartoni (HDS) Calon Bupati Nomor Urut 1 berjanji akan memberikan solusi yang tepat untuk mengatasinya, kami akan membuat saluran irigasi dari DAM di Desa Bukit Ulu dan mengalir ke sawah-sawah yang ada di Desa Bukit Langkap ini tegasnya.

“di kabupaten Muratara ini selalu punya masalah ketika musim hujan sawah banjir dan ketika musim kemarau air mengering,” Sebutnya.

Pemaparan Visi dan Misi Calon Bupati Muratara H. Devi Suhartoni

“Akibat dari dampak itu, mengakibatkan para petani di Muratara banyak yang mengalami gagal panen. Misalkan di wilayah yang aliran irigasinya sudah teraliri dengan baik, mereka bisa penen dalam setahun 5 sampai 6 kali.”

“Sementara Kabupaten Muratara sendiri hanya 1 kali panen dan jumlah padinya tak banyak dan ini menjadi masalah dari tahun ke tahun.”

READ  Kunjungan Kerja Danrem 045/Gaya Brigjen TNI Jangkung Widyanto S.I.P, M Tr (Han) ke Kodim 0431/barbar

Lanjutnya, ini menjadi barometernya kedepan, untuk meningkatkan hasil panen para petani khususnya di Kabupaten Muratara.

“Saya ingin panen petani meningkat, misal  sekarang 100 ton beras, ke depan menjadi 200 ton,” jelasnya.

“Pastinya, dengan meningkatnya hasil panen menjadi tolak ukurnya membawa Kabupaten Muratara ke Kementerian, untuk diajukan mendapatkan bantuan agar petani bisa berkembang dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” Tutupnya. (A2N)

Berita Lainnya