Ini Alasan Warga Muara Kulam Tak Ingin yang Tua Pimpin Muratara

Coganews.co.id | Muratara – Tokoh masyarakat serta ratusan masyarakat menghadiri kampanye dialogis pasangan calon Bupati Kabupaten Muratara H. Devi Suhartoni-H. Innayatullah di Kelurahan Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Kemarin (06/11/2020).

Dalam orasi politiknya H. Wahid menegaskan, dirinya sangat mendukung pasangan yang dikenal Muda, Cerdas, Merakyat dan Terdidik, dan perpaduan antara ulama dan umara sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Muratara 2020-2025.

“Kita harus menentukan sikap politik kita untuk memilih pemimpin dengan logika, bukan dasar perasaan atau kepentingan kelompok dan kekeluargaan,” ujarnya.

Oleh karena itu, diantara tiga kandidat yang bertarung di Pilkada Muratara memiliki umur yang berbeda, ada yang muda cerdas dan energik dan juga ada sudah tua serta ada juga yang memiliki umur yang agak tua.

READ  Bobol Rumah Warga, Hengki Ditangkap Polsek Lais

Maka dari itu menurutnya, diantara ketiga kandidat ini, hanya pasangan dengan Slogan Sepadan Nian dengan Mewujudkan Rumah Besar Citra Muratara Berhidayah nomor urut 1 yang sangat logis dengan tawaran programnya untuk masyarakat Muratara lima tahun ke depan.

“Saya mengajak masyarakat Jangan mau memilih pemimpin yang sudah tua apalagi sudah berusia 70 tahun,” kata H. Wahid, yang seharusnya usia ini di gunakan untuk kepentingan Akhirat”.

Menurut H. Wahid, apabila seorang yang sudah tua dipilih menjadi Bupati, maka orang tersebut otaknya mudah dipengaruhi oleh bisikan-bisikan, hanya untuk kepentingan tertentu seperti remote control.

“Tentu tidak menutup kemungkinan, bisikan-bisikan tersebut dapat membawa ketepurukan Daerah kalau bisikan tersebut untuk kepentingan-kepentingan yang tidak pro terhadap rakyat.”

READ  Warga Wirakarya Gotong Royong Buat Saluran Air untuk Cegah Banjir

Tentu sambungnya, “hal tersebut dapat merugikan Masyarakat, oleh sebab itu nanti pada tanggal 9 Desember 2020 pilihlah pemimpin yang masih mudah dan cerdas.”

“Seperti Rasulullah ditunjuk oleh Allah SAW, menjadi seorang pemimpin saat beliau masih mudah dan berusia 40 tahun, hingga beliau meninggal.”

“Jadi pilihlah pemimpin seperti Rasulullah yang masih muda,” tegasnya.

“Tentu apabila pasangan pemimpin itu masih muda, yakin dapat membawa perubahan Kabupaten Muratara lebih cepat,” Tutupnya. (A2N)