Mobilitas kepemudaan sangat menentukan situasi dan kondisi suatu bangsa. Dalam hal ini pihak Kepolisian Daerah Sumsel mengadakan ‘Quality Time’ Diskusi Seputar Kamtibmas, Pilkada di Sumsel dan Situasi Terkini di Sumatera Selatan sekaligus Welcoming Gathering Kapolrestabes Palembang yang baru Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra yang sebelumnya Kombes Pol Anom Setyadji SIK yang akan menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Ekonomi Baintelkam Polri serta Direktur Intelkam Polda Sumsel yang dijabat Kombes Pol Budi Sajidin digantikan oleh Kombes Pol Ratno Kuncoro SIK yang sebelumnya menjabat Analisis Kebijakan Madya Bidang Kamsus Baintelkam Polri.
Dalam arahannya, Prof. Dr. Irjen Pol Eko Indra Heri Kapolda Sumsel menegaskan, “Tiga kunci utama kita bersama Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa mewujudkan Sumsel yang kondusif, yaitu 3K: Komunikasi, Koordinasi dan Kolaborasi.
Saya asli putra Sumsel dan selalu men-support penuh agenda yang produktif untuk kemajuan Tanah Kelahiran kito galonyo. Ingat, Polisi Dulur Kito”.
Sementara itu Yan Coga, Ketua Garda API dan Tokoh Pemuda Sumsel menyampaikan,
” Kita mengamati sekaligus mengapresiasi pihak Kepolisian yang senantiasa melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat dengan keikhlasan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban apalagi di tengah pandemi saat ini, Pilkada di tujuh daerah Sumsel dan juga pengawalan demonstrasi akhir-akhir ini.

Semoga agenda seperti ini akan tetap berlanjut sehingga benar-benar berdampak konkret bagi masyarakat semuanya.”
Dalam diskusi yang dihadiri oleh seluruh Tokoh-Tokoh Kepemudaan Sumsel diantaranya, Ruben,Rubi, Rudi pangaribuan, Tum pal, dan Juga Ketua Umum HPP Muratara, Abdul Gopar juga menyampaikan aspirasi,
“Suatu kebanggaan kita memiliki Kapolda putra asli Sumsel. Kedepannya semoga Prof. Eko bisa menjadi Kapolri seperti Prof. Tito Karnavian.

Kami dari HPP Muratara dan masyarakat semuanya siap bersinergi dengan pihak Kepolisian, mulai dari Polres dan Polda untuk mewujudkan Pilkada Muratara yang Damai dan bisa melahirkan Pemimpin yang berkualitas. Kami yakin sepenuhnya pihak Kepolisian memiliki power penuh untuk itu. Polisi Dulur Kito!”








