oleh

Oktober-Desember untuk Sertifikasi Tunjangan Para Guru se-Kabupaten Muratara tidak di bayar tapi sudah realisasi 100 Persen

Coganews.co.id | Muratara – Aparatur Sipil Negara (ASN) Guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Muratara banyak mempertanyakan masalah Tunjangan Profesi Guru PNSD dan Tambahan penghasilan guru PNSD yang bersumber dak Dana DAK Non Fisik pada APBD Kabupaten Muratara tahun 2020 pada Triwulan IV (Bulan Oktober -Desember) belum di bayar.

Ini menjadi banyak pertanyaan oleh para Guru, di ketahui bahwa dana tersebut sudah di cairkan melalui kode Rekening 5.1.1.03.06 Nama Rekening Tambahan Penghasilan Guru tertanggal 02/12/2020 dengan Nomor SP2D : 900/4026/SP2D/DPKAD/2020 pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG)SD,SMP dan Pengawas triwulan IV pada Bulan Oktober-November pada Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara pada tahun Anggaran 2020 (DAK Non Fisik) yang sudah cairkan dengan besaran Rp. 3.336.551.480

Saat media ini mencari kebenaran menkonfirmasi kepara guru PNS
Di tiga kecamatan, mendapat jawaban yang sama, benar belum di bayar sepeserpun untuk Tunjangan tersebut, pada hari ini Rabu (06/01/2021).

HR Guru SMP di kecamatan Rupit mengatakan, “Benar belum kami terima Tunjangan tersebut”.

Ucapan yang sama juga di sampai LY Guru SD di Kecamatan Karang Dapo, dan NG Kepala sekolah SD di kecamatan Rawas Ilir.

Misran Jaya Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara mengatakan, “Benar, masalahnya kondisi keuangan daerah kosong kita tidak paham karena ada bagian tertentu, kasi Gtk. Karena mereka yang paham proses pencairan anggarannya.

“Tidak mencukupi dana dari pusat, akan dibayar 1 bulan untuk Oktober saja, kalau tidak ada halangan minggu-minggu depan akan dibayar, kemudian untuk Bulan November -Desember akan di bayar juga setelah ada transfer dari pusat, Kita tidak tahu bahwa anggaran itu dipake dulu kemana?” jelasnya.

Kemudian pihak DPKAD saat coba di hubungi di kantor tidak ada yang bisa menjawab Masalah ini, karena yang pantas menjawab tidak masuk kantor.

Akhir kami coba menghubungi via ponsel dan pesan singkat melalui WhatsApp juga sama tidak memberi jawaban. (A2N)

Berita Lainnya