oleh

Herman Deru Mendukung Kebijakan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk Menghapus Komoditas Pangan Impor

Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian Tahun 2021 secara Virtual

Coganews.co.id | Palembang – Menanggapi sektor pertanian yang saat ini sedang berpotensi mengalami krisis pangan akibat pembatasan mobilitas warga, bahkan distribusi barang antarnegara dan distribusi pangan dunia menjadi terkendala.

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mendukung kebijakan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk menghapus komoditas pangan impor. 

Menurutnya, pertanian merupakan potensi yang dimiliki provinsi ini, oleh sebab itu Ia segera mendiskusikan terkait mewujudkan keinginan Presiden untuk menghilangkan komoditas impor.

“Kita juga harus melakukan kerja sama diberbagai sektor yang berkaitan dengan pertanian, hal ini harus dilakukan secara berkesinambungan dan saya minta evaluasinya harus dilakukan setiap hari dengan tujuan agar meningkatan kualitas dan produktifitas pertanian di Sumsel” tutupnya usai menghadiri langsung Pembukaan Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian Tahun 2021 secara virtual, di Command Center Kantor Gubernur Sumsel Senin (11/01/).

READ  RS.Bukit Asam Medika vaksinasi Covid-19 kepada 35 Nakes

Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian Tahun 2021 dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.

Dalam sambutannya, Presiden menekankan agar pembangunan pertanian dilakukan secara lebih serius dan detail.

Dalam kondisi pandemi saat ini, imbuhnya, sektor pertanian menempati posisi yang semakin sentral.

Dicontohkan Presiden, melambungnya harga komoditas kedelai impor beberapa waktu lalu yang berdampak pada pengrajin tahu dan tempe di Indonesia.

Oleh sebab itu, Presiden menggarisbawahi pentingnya pembangunan pertanian pada komoditas pertanian yang saat ini masih diimpor. (Rill)

Berita Lainnya