Biden berjanji akan mencabut larangan Muslim masuk ke Amerika yang ditetapkan oleh Donald Trump.
Menyimak track record pesan-pesan kampanye Joe Biden, Yan Coga Sekjen GM FKPPI Sumsel dan Tokoh Pemuda Sumsel mengomentari,
“Sang Presiden terpilih telah mengutamakan peranan umat Muslim dalam pembangunan Amerika dan dunia kedepannya serta mewajibkan pemakaian masker guna mencegah penularan Covid-19.
Secara garis besar kita bisa menyimpulkan diantaranya:
1. Kembalinya AS ke perjanjian iklim Paris, yaitu pakta global tentang pengurangan emisi kar
2. Mencabut larangan perjalanan dari sebagian besar negara mayoritas Muslim.Mewajibkan pemakaian masker di properti federal, dan saat bepergian antarnegara bagian.
3. Perluasan pembatasan aktivitas secara nasional berkaitan dengan pandemi Covid-19.Perintah-perintah eksekutif itu hanya sebagian dari rencana ambisiusnya selama 10 hari pertama menjabat.
Kita patut mengapresiasi atas program yang tidak merugikan kita sebagai umat Muslim tersebut, karena Indonesia sebagai negara Muslim di dunia.”

Mantan wakil presiden Barack Obama itu juga berencana mengajukan UU imigrasi baru ke Kongres, serta berfokus pada pengesahan rencana stimulus 1,9 triliun dollar AS (Rp 26,7 kuadriliun) guna membantu pemulihan ekonomi negara saat pandemi.
Tantangan untuk Biden kedepan nya yaitu akan memimpin sebuah negara adidaya yang terpukul telak akibat pandemi Covid-19.
Bagaimana tidak karena angka kematian harian mencapai ribuan, dan total sudah 400.000 orang lebih yang meninggal.
Selain itu, “Negeri Paman Sam” juga sedang goyah lantaran konflik politik belakangan ini.Tema pelantikan Biden adalah “America United (Bersatunya Amerika)”, dan pria 78 tahun itu memang berfokus untuk menyatukan AS usai perpecahan politik dengan pesan popular nya “Keep The Faith”, tetap yakin untuk di jalan kebenaran. (D1)










