Tokoh Pemuda Kabupaten Muratara Nilai Selama Kepemimpinan HM Syarif Hidayat Beraport Merah

Coganews.co.id | Muratara – 7 Tahun Pemekaran Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) telah di pimpin 3 kali Pejabat Bupati dan Baru Satu periode Memiliki Bupati Defenitif.

Banyak sekali persoalan yang tak kunjung usai dan bermunculan silih berganti, Saat ini Kabupaten yang berslogan Beselang serundingan ini selama di pimpin HM Syarif Hidayat sebagai Bupati muratara yang menjadi sorotan publik baik di masyarakat regional dan nasional.

Subandri Tokoh Pemuda Kabupaten Musi Rawas Utara mengkritisi melalui media ini, “Kepemimpinan HM Syarif Hidayat sebagai Bupati Muratara telah gagal dalam melaksanakan dan menjalankan amanah rakyat selama lima tahun terakhir, diduga dalam kepemimpinan banyak sekali dugaan melakukan praktek-praktek Korupsi Kolusi dan Nopotisme (KKN).”

“Seperti kita lihat saat ini di Ahir jabatannya sebagai Bupati Muratara, terjadi Kekosongan Kas Daerah (Kasda), ditambah lagi tidak dibayarnya honor-honor para TKS Guru, Tunjangan Profesi guru PNSD Triwulan IV,TPP ASN juga belum dibayar.”

“Selain itu terbitnya Surat Pengakuan Hutang (SPH) bagi kontraktor juga belum ada juga ke pastian dan Kasda sampai Kosong melompong juga dalam pendistribusian Dana COVID-19 tidak jelas pertanggung jawabannya.”

READ  Pj Sekda Muba Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2023

“Serta informasi tentang covid-19 pun tidak terupdate belum permasalahan masyarakat dengan perusahaan yang tak kunjung tuntas.” Ungkapnya.

“Proyek Pembangunan yang tersebar di Muratara kualitasnya jauh dibawah standar dibandingkan Kabupaten lain, tak dapat kita pungkiri dugaan Proyek yang di makelarkan sehingga tidak berkualitas” ungkap toko pemuda Rawas Ilir kepada wartawan media ini, Minggu (24/01/2021).

“Kita lihat keindahan Kabupaten pun tidak ada sepanjang jalan poros kabupaten rumput liar tumbuh berkeliaran tanpa ada pembersihan, taman Bungan sepanjang jalan tidak terurus menambah hilang keteraturan ibukota Kabupaten Muratara ini.”

“Ditambah lagi kabupaten Muratara saat ini menyandang predikat 3T (Tertinggal, Termiskin dan IPM terendah) secara Nasional”.

“Ini menandakan beliau (Bupati red) telah Gagal memimpin Muratara layak menurut saya beraport merah Selama 5 tahun ini.”

“Selain itu HM.Syarif Hidayat tidak mencerminkan seorang tokoh yang baik dan bukan lagi tokoh panutan di Kabupaten muratara ini, sebab tidak pernah mengakui kekalahan dalam pertarungan Pilkada serentak pada 9 desembar 2020 yang lalu. Tidak pernah mau legowo dalam menerima kekalahan politik,” ujarnya secara tegas.

READ  Nothing Impossible, Bedah Buku Bersama Penulis Inspiratif

Dikatakannya, kita lihat saja Pilkada Kabupaten Musi Rawas (MURA)yang duel, H. Hendra Gunawan legowo menerima kekalahannya dengan cara yang sangat dewasa, ini contoh pemimpin yang mensupport pembanguan dan memberi edukasi politik yang baik bagi masyarakatnya.

Dijelaskannya, sangat disayangkan mesti beliau pensiun dalam ketenangan untuk berpolitik bukan dalam kegelisahan dan malah layak kita berikan lebel sang Bikin kegaduhan di Kabupaten Muratara selama menjabat.

“wajarnya kalau tidak dipilih lagi oleh Rakyat kalau kita melihat sederetan rekam jejak beliau yang pernah menjadi mantan Koruptor dan dalam menjabat selama 5 tahun terakhir yang anti kritik anti demo.”

“Maka kita sarankan untuk beliau untuk istighfar dan istirahatlah dalam ketenangan beribadah. Semoga hari-hari dalam pensiun politik beliau dalam keadaan sehat wal afiat aamiin,” tutupnya. (A2N)