Coganews.co.id | Palembang-Istilah generasi Millenial memang sedang akrab terdengar dan menjadi pusat perhatian dalam proses pembangunan kualitas SDM menuju bonus demografi 2030 dan Indonesia Emas 2045.
Millennial generation atau generasi Y juga akrab disebut generation me atau echo boomers.

Hari ini Minggu (31/1) bertempat di Ruangan Aula lantai 3 KONI Sumsel Kawan Millenial Sumsel Upgrading Kepengurusan dengan tema Millenial Emas untuk Indonesia Maju dan dibuka oleh Ir. Suparman Romans Sekretaris Umum KONI Sumsel.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepengurusan dan kader-kader Kawan Millenial Sumsel.
Suasana penuh khidmat yang semakin menambah quality time kegiatan dengan diisi materi oleh Bambang perwakilan Dinsos Sumsel, Anton Nurdin SH MH Ketua KONI Kota Palembang, Yan Hariranto Coga Ketua FORBES KNPI Sumsel, Rubi Indiarta Sekjen KONI Kota Palembang dan Ruben Al Khatiri Ketua Harian KONI Kota Palembang.

Ir. Suparman Romans menjelaskan dengan adanya Kawan Millenial ini diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi generasi Millenial di Sumatera Selatan untuk bergerak aktif dengan potensi setiap anggotanya masing-masing.

Ditambahkan juga oleh Anton Nurdin SH MH yang mengingatkan bahwa tantangan sekaligus peluang Generasi Millenial hari ini adalah kecanggihan teknologi. Ibarat pisau bermata dua, bisa menjadi solusi terbaik untuk meningkatkan produktivitas anak-anak muda dan bisa juga mendatangkan masalah baru jikalau anak-anak mudanya memanfaatkan semua itu hanya untuk bermain tik-tok, media sosial dan game online yang membuat kita lupa waktu terutama untuk berinteraksi sosial dengan sesama.

Sementara itu, Yan Coga menandaskan, “Generasi Millenial harus memiliki personal branding atau pembeda dan ciri khas sehingga mampu bersaing di manapun.
Ada saatnya Generasi Millenial koalisi maupun oposisi kepada Pemerintah. Ingat, jika seandainya kritik kita dilarang, suara dibungkam maka tidak ada kata lain maka. lawan.”

Ruben Al Khatiri menambahkan juga, ” Organisasi adalah pintu awal kesuksesan yang akan menambah jam terbang seseorang untuk semakin fokus untuk masa depan. Karena, kita tahu persaingan semakin ketat maka butuh banyak hal yang semuanya bisa kita dapatkan disini (berorganisasi).”
Rubi Indiarta juga mengingatkan, ” Saat ini banyak anak-anak muda mewarnai posisi penting dalam setiap level kehidupan yang lahir dari dunia organisasi dan pergerakan, ini dibuktikan dengan survei hanya 5 persen tatanan Pemimpin di Indonesia yang tidak berasal dari background organisasi.
Generasi Millenial sudah saatnya menjadi ikon perubahan

Dimana kalian berada, disanalah kalian akan ditempah. Ingat, siapapun kalian, kalian harus lebih maju daripada yang lain.”
Kawan Millenial (KM) Sumsel yang dinahkodai oleh Muhammad Hadi bersama Abdul Gopar inisiator terus mengorbit menelurkan karya dan ide-ide konkret untuk menjadi generasi Millenial yang unggul dan kompetitif. (D1)









