oleh

Silaturahmi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL)dengan Wakil Bupati Muratara

MURATARA|coganews.co.id-Wakil Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) H.Inayatullah di dampingi, Sektaris Daerah Alwi Roham,Asisten II Suharto Pati,dan pihak Prokopimda, menerima berdiskusi dengan pihak Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Kekayaan Negara (DJKN) Sumatera Selatan,Jambi dan Bangka Belitung (11/6) di Ruangan kantor Wakil Bupati Muratara.

H.Inayatullah wakil Bupati Muratara menyambut baik kedatang pihak DJKN ini,untuk berkerja sama dengan Pihak Pemerintah Kabupaten Muratara untuk pengelolaan aset-aset daerah (11/6).

Nanti kita akan berkerja sama yang dengan DJKN ini bertujuan bagaimana aset-aset daerah ini terinvetarisir ,serta akan menyelesaikan persoalan-persolan yang berkaitan.

Surya Hadi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Kekayaan Negara (DJKN) Sumatera Selatan,Jambi dan Bangka Belitung mengatakan saat di wawancarai oleh coganews.ci.id. Terima kasih telah di sambut dengan baik oleh Wakil Bupati Muratara H.Inayatullah,terkait maksud kami bersilaturahmi hari ini adalah untuk berkerja sama terkait pengelolaan aset-aset daerah, dengan cara melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek).

Supaya pengelolaan aset daerah nanti kedepanya kalau di audit oleh BPK nantinya menjadi aset wajar tanpa pengecualian (WTP),nantinya juga kita akan membantu untuk penagihan hutang piutang daerah,seperti kontraktor yang selama ada potensi 25 Milyar yang di sebutkan oleh pihak Pemda nanti kita akan membantu juga terkait pelelangan aset-aset daerah yang ada di Muratara.

Nah ini juga pemekaran dari Kabupaten Musi Rawas ini menyisakan juga masalah aset yang belum selesai, ini kita akan membantu juga jadi kami dari Kanwil DJKN wilayah Sumsel, Jambi dan Bangka Belitung serta DJKN Lahat akan membantu yang ada wilayah kerja kami. Paparnya

Selanjutnya DJKN Lahat M.Umar menjelaskan terkait aset-aset yang masih di kuasai oleh eks Bupati HM Syarif Hidayat kita akan data ulang bersama lihat aset Muratara kalau barangnya masih baru tahun 2020 tentu masih merupakan aset Pemkab Muratara kalau masih baru tentu iris aset Muratara, apakah Bupati Saat ini H.Devi Suhartoni mengunakan wewenangnya untuk penghapusan ini.Tutupnya(AJR)

Berita Lainnya