Mosi tidak percaya kepada Ketua Kwartircab Kabupaten Muratara

Coga Daerah256 Dilihat

Yosep : Minta, A. Bastari Ibrahim Mundur Secara Terhormat sebab Pramuka itu besar dukungan banyak Pihak,ini siapa yang dukung?

MURATARA|coganews.co.id – Susahnya untuk berjalan secara maksimal Sehubungan dengan surat perintah Bupati Muratara, No. 800/041/MRU/2021 untuk segera melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) luar biasa ditingkat Kwartir cabang gerekan Pramuka Kabupaten Muratara tahun 2021 yang diketuai tim penyusunan Muscab Dr.Bukhori.SH., MH.

Berdasarkan surat printah tersebut sudah jelas, artinya Bupati Muratara tidak ada kecocokan dengan ketua
Kwartir Cabang ( Ka Kwarcab) gerakan Pramuka Kabupaten Muratara, yang dijabat oleh saudara A. Bastari Ibarahim.

Hal ini disampaikan salah seorang pemuda Muratara, Yosep Irawan .”Kita melihat saudara Bastari ini orangnya haus kekuasaan (jabatan), karena sebelumnya perna menjabat sebagai Ka Kwarticab Muratara, selain itu pada saat terpilih yang ke 2 kalinya diseting sedemikian rupa agar bisa menduduki posisi ketua. Apakan di Muratara tidak ada orang lain yang siap untuk memimpin gerakan Pramuka, dan bukan hanya A. Bastari Ibarahim saja,”ungkapnya kepadanya kepada coganews.co.id Senin (21/6).

READ  Bupati Lahat Bursah Zarnubi Serahkan SK Penugasan Kepala Sekolah Tahun 2026

Dijelaskannya, diduga pada saat pemilihan Kwartircab Gerakan Pramuka Muratara, hanya ada nama A. Bastari Ibarahim , jadi langsung Kwaran milih A. Bastari, karena tidak ada nama lain, pada hal dalam Ad/RT menimal 3 orang diusulkan, jadi terkesan dipaksakan dan ada permainan politik kepentingan dalam pemilihan Ka Kwarticab tersebut.

Selain itu, lanjutnya banyak permasalahan yang terjadi pada saat terpilihnya, diduga adanya unsur politik dalam menentukan A. Bastari Ibarahim sebagai ketua Kwartir gerakan Pramuka Kabupaten Muratara yang lalu, diantaranya : pernahkah ka kwaran dan pengurus mengadakan Musran untuk mengusulkan nama A. Bastari sebagai Ketua Kwarcab Muratara ..?,” tanyanya Yosep.

Selanjutnya, dalam pemilihan Ka Kwarcab seyogyanya minimal 3 orang calon yang akan dipilih menjadi Ka Kwarcab yang sudah mengantongi rekomendasi dari Bupati Murarata pada saat pemilihan kemarin, namun hal ini tidak perna ada, hal ini diketahui bahwa pada saat Pemilihan Ka Kwarticab Muratara ditunjuk secara aklamasi, undangan Muscab dalam hal pemilihan ketua Kwartircab disebarkan 2 hari sebelum pemilihan ketua, sudah jelas ini sudah melanggar Ad/RT gerakan Pramuka.

READ  10.000 Pengurus Ranting dan Anak Ranting Masa Bakti 2020-2025 Se Muba Siap Dilantik

“Maka dari itu, kita minta kepada saudara A. Bastari Ibarahim segeralah mengundurkan diri dari ketua Ka Kwartir cabang gerekan Pramuka Muratara dengan cara yang terhormat, karena sudah pasti apa yang menjadi programnya tidak akan perna berjalan dengan baik selama menjabat, karena jabatan direbut dengan cara yang tidak benar,” harapnya.

Sudah pasti secara nyata banyak kepengurusan Pramuka ini menyatakan mosi tidak percaya akan tetapi takut karena untuk kepentingan Pramuka itu sendiri.

Sementara itu, Ruslan (25) selaku pemuda Karang Jaya menambahkan demi perkembangan dan perbaikan estafet kepengurusan Kwartircab Gerakan Pramuka Muratara, harus ada regenerasi yang lebih produktif sehingga bisa mengharumkan nama Daerah Muratara khususnya Dikalangan Kwartircab Gerakan Pramuka Muratara, “bukan orang itu, itu saja ,” tutup Ruslan (Rilis)