Atasi Varian Delta Covid-19 akan Diberlakukan Ganjil-Genap di Palembang, Ini Titik Ketentuannya
Coganews.co.id | Palembang – Pemerintah Provinsi Sumsel semakin gencar melakukan langkah konkret penyekatan di berbagai kawasan titik tertentu yang ada di Kota Palembang dengan semakin bertambahnya varian baru COVID-19 (varian Delta) di Indonesia seperti yang dituturkan langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri MM.
“Tadi saya sudah bertemu dengan gubernur, Insyaallah besok (hari ini, Kamis (1/7) ) akan ditandatangani oleh Gubernur selaku Ketua Satgas COVID-19 Sumsel, untuk jalan tertentu, daerah tertentu, waktu tertentu akan diterapkan ganjil genap bagi kendaraan,” ungkap Eko Indra, Rabu (30/6) di lobi Hotel Novotel, saat menghadiri acara launching pemeriksaan layanan GeNose.
Pemberlakuan yang dilakukan khususnya sementara untuk kendaraan mobil, karena sementara masih mau di bahas kembali bersama Gubernur.
“Sementara untuk mobil terlebih dahulu, namun kita akan bahas lagi apakah motor juga perlu di berlakukan hal yang sama, dan sebelumnya juga kami akan berikan himbauan kepada masyarakat agar mereka tidak terkejut dengan hal ini,” ujar Eko Indra.
Mekanisme yang dilakukan akan dibuat lebih fleksibel karena pemberlakuan ini berkaitan dengan penyekatan COVID-19. “Tentu tidak semua dilarang, ada pengecualian dan tidak merata, hanya akan dilakukan di kawasan tertentu,” tambahnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendidik dan mengedukasi masyarakat, agar taat Prokes dalam konteks PPKM Mikro yang dilakukan Pemprov dan Polda Sumsel. Sementara itu, saat ditanya mengenai kapan jadwal pemberlakuan genap ganjil kendaraan dilaksanakan, Eko Indra mengatakan, sementara masih menunggu hasil evaluasi.
“Aktivitas penyekatan yang akan dilakukan masih menunggu evaluasi, karena dilihat dari penerapan sebelumya, pemberlakuannya cukup efektif,” sambungnya.
Menurut Kapolda, saat ini penting untuk mengedukasi kepada masyarakat, karena dilihat dari survey, tingkat kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker saat ini masih sangat rendah. “Kami lihat dari survey, tingkat kesadaran masyarakat di Sumsel masih sangat minim untuk memakai masker, untuk itu penting bagi kami untuk memberikan edukasi, setidaknya mengingatkan,” imbuhnya.
Di samping itu, Pemprov Sumsel, Polri dan TNI terus melakukan berbagai upaya diantaranya dengan melakukan penyemprotan di daerah yang masih terbilang zona merah, termasuk Palembang dan Muara Enim. (riil)






