oleh

Belgia Kiblat Sepakbola Dunia, Italia Bertabur Pengalaman Dunia, Siapa Pemenangnya?

Adu Strategi, Statistik, Pengalaman dan Head to Head

Coganews.co.id – Tim raksasa telah banyak berguguran di babak 16 besar dan sajian big match untuk babak 8 besar tak kalah menariknya.

Dunia akan menyaksikan dua negara yang memiliki rekor 100 persen kemenangan di Euro 2020 sejauh ini, Belgia vs Italia yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Allianz Arena, Munechen Jerman, Sabtu (3/7/2021) pukul 02.00 dini hari WIB.

Kedua kesebelasan menyapu tiga laga di penyisihan grup masing-masing dengan kemenangan. Poin mereka sempurna, sembilan.

Catatan itu pun membuat Belgia dan Italia melaju ke 16 besar Euro dengan status juara grup, Belgia mempimpin Grup B, sedangkan Italia Grup A.

Pada babak 16 besar, The Red Devils – julukan timnas Belgia – menjegal langkah sang juara bertahan, Portugal.

Mereka menang tipis 1-0 atas Cristiano Ronaldo dkk berkat gol Thorgan Hazard di Stadion La Cartuja, Senin (28/6/2021) dini hari WIB.

Sementara itu, Italia melaju ke perempat final setelah menang 2-1 atas Austria di Stadion Wembley, Minggu (27/6/2021).

Duel Belgia vs Italia diprediksi akan berjalan sengit. Mereka sama-sama memburu kemenangan untuk lolos ke perempat final Euro 2020, sekaligus menodai kesempurnan lawan.

Namun, jika melihat rekor pertemuan kedua tim di berbagai ajang, Italia layak diunggulkan pada laga kali ini ketimbang Belgia.

Melansir Transfermarkt, dalam 22 perjumpaan, Gli Azzurri mendominasi dengan 14 kemenangan, sedangkan Belgia cuma menang empat kali. Adapun empat laga sisanya berakhir imbang.

Pada pertemuan terbaru, Italia menang 2-0 atas Belgia di babak penyisihan grup Euro 2016.

Bisa jadi, dominasi Italia atas Belgia berlanjut di babak 8 besar Euro 2020.

Sementara itu, soal pengalaman di kancah internasional, Italia jelas lebih unggul dari Belgia.

La Nazionale adalah kolektor empat trofi Piala Dunia (1934, 1938, 1982, 2006). Mereka juga memiliki satu gelar juara Piala Eropa (1968).

Kendati Italia lebih diunggulkan, mereka harus mewaspadai Belgia pada laga ini karena sang lawan memiliki serangan efektif selama perhelatan Euro 2020.

Data dari UEFA menunjukkan bahwa Belgia sanggup mencetak delapan gol “hanya” dari 16 tembakan mengarah ke gawang.

Sementara itu, Italia membutuhkan 23 shots on target untuk mencetak sembilan gol.

Soal kesiapan tim, Italia lebih prima dibandingkan Belgia. Mereka hampir tidak memiliki masalah cedera di skuadnya.

Hanya Giorgio Chiellini saja yang kondisinya masih 50:50. Namun, bek Juventus itu kemungkinan bisa diturunkan untuk meredam agresivitas Romelu Lukaku.

Selain itu, pelatih timnas Italia Roberto Mancini diprediksi bakal melakukan beberapa perubahan di starting XI.

Federico Chiesa dan Matteo Pessina yang jadi pahlawan Italia pada babak 16 besar, bisa dimainkan sejak menit awal.

Di sisi lain, Belgia malah terganggu dengan cedera dua pilar mereka, Kevin De Bruyne dan Eden Hazard.

De Bruyne dan Hazard kompak mengalami cedera pada laga 16 besar Euro 2020 kontra Portugal.

Pelatih Belgia Roberto Martinez menilai cedera Eden Hazard dan De Bruyne sebenarnya tidak terlalu parah.

Namun, Roberto Martinez tetap ragu Eden Hazard dan De Bruyne bisa tampil pada laga melawan Italia akhir pekan ini.

Sebab, setelah pemulihan cedera, Eden Hazard dan De Bruyne masih harus berjuang keras untuk bisa mencapai level kebugaran ideal.

Sementara itu, soal prediksi skor, laga Belgia vs Italia sepertinya bakal melahirkan lebih dari satu gol. Itu berkaca pada lima pertemuan terakhir mereka.

Lima pertemuan terakhir Belgia vs Italia
(13/6/2016) Belgia 0-2 Italia 0-2 (Euro)
(13/11/2015) Belgia 3-1 Italia 3-1 (Friendly)
(30/5/2008) Italia 3-1 Belgia 3-1 (Friendly)
(14/6/2000) Belgia 0-2 Italia 0-2 (Euro)
(13/11/1999) Italia 1-3 Belgia 1-3 (Friendly)

Prediksi skor Belgia vs Italia
Belgia 1-2 Italia (Whoscored)
Belgia 0-2 Italia (Kompas.com)

Prediksi susunan pemain Belgia vs Italia
Belgia: (3-4-3): Courtois; Alderweireld, Boyata, Vertonghen; Meunier, De Bruyne, Tielemans, T. Hazard; Mertens, Lukaku, Carrasco

Italia (4-3-3): Donnarumma; Di Lorenzo, Bonucci, Chiellini, Spinazzola; Barella, Jorginho, Verratti; Chiesa, Immobile, Insigne.

(Danaz)

Berita Lainnya