oleh

FENOMENAL ” 2 T” AKANKAH JADI ANTI KLIMAKS SANG SINTERKLAS ?

SUMSEL (COGANEWS.CO.ID) Dipenghujung bulan Juli 2021, bolehlah disebut sebagai bulan kejutan, bahkan mungkin mampu membuat geger jagad raya terutama dunia media.
Bagaimana tidak, disaat pemerintah kita bahkan para negara didunia masih berjibaku untuk memerangi pandemi covid 19, yang dari waktu kewaktu terus mengancam nyawa manusia, bahkan seolah covid ini selalu berkreasi dgn wujud serta varian baru yg terus berkembang dan semakin ganas.
Dan disaat itulah muncul nama Akidi Tio beserta keluarga, sang sinterklas yg sudah almarhum.
Seluruh dunia geger, masyarakat Sumsel hingga tokoh2 nasional tersentak dengan kejutan dari “sinterklas” ini, yg menggelontorkan dana super spektakuler 2 Trilyun Rupiah yg diserahkan oleh ahli waris almarhum Akidi Tio melalui seorang dokter keluarga yakni Prof. Hardi Darmawan.
Dan bantuan itu diamanahkan kepada Kapolda Sumsel bpk Irjen Pol Prof. Eko Indra Heri. Acara seremonipun telah dilaksanakan dengan penyerahan secara simbolik bantuan tersebut, yg disaksikan langsung oleh Gubernur Sumsel bpk H. Herman Deru.
Dunia pun bergetar, publikasi terkait bantuan tersebut juga membandingkan bantuan Akidi Tio dengan bbrp konglomerat kelas dunia, sebut saja Bill Gates dan Jack Ma.
Tentu Akidi tetap yg istimewa, sosok yg cenderung misterius yg tidak pernah tercantum dlm deretan org2 superkaya di Indonesia yg selama ini praktis dikuasai oleh 9 naga ekonomi Indonesia.
Sayapun tidak ingin ketinggalan, ketakjuban saya, saya tuangkan dlm sebuah tulisan terdahulu. Bahkan seorang tokoh jurnalis kaliber nasional dan internasional yg sudah kawakan yakni pak Dahlan Iskan juga ikut memberikan opini nya.
Maka predikat Sang Sinterklas sungguh layak disematkan bagi almarhum Akidi Tio dan keluarga pewarisnya, selain gelar pahlawan kemanusiaan.
Namun belum hilang gaung getaran bantuan dana “2 T” utk penanganan covid 19, masyarakat kembali dikejutkan dgn berita yg justru berbalik arah.
Berbagai media memberitakan jika anak almarhum Akidi Tio yg bernama Heriyanti dipanggil pihak Polda Sumsel untuk diminta keterangan terkait realisasi dana 2 T.

Sungguh luarbiasa dlm waktu hanya seminggu kita dihadapkan dgn kejutan2.
Isupun berkembang dgn berbagai informasi yg membuat masyarakat luas (termasuk saya) menjadi bertanya2, sesungguhnya apa yg terjadi ? Benarkah dana 2T itu fiktif ? Atau sebaliknya memang nyata adanya ? Atau ada kendala2 teknis yg menyebabkan dana tersebut tidak bisa dicairkan ?
Informasinya, kini pihak Polda terus mendalami dgn menggali keterangan lsg dari anak Akidi Tio, utk memastikan keberadaan dana tersebut.
Saya kira ini sangat penting utk segera dituntaskan, krn kita tentu tidak ingin berita ini akan terus menjadi bola liar yg justru bisa menimbulkan keresahan dikalangan masyarakat awam, yg bisa saja akan menimbulkan efek negatif terhadap bantuan dana 2 T ini
Dan kita hanya bisa menunggu hasil pemeriksaan (keterangan) yg diperlukan oleh pihak Polda Sumsel, sehingga nanti akan terang benderang bgmn ending dari cerita dramatis bantuan 2 T dari sang sinterklas, Akidi Tio.
Tetapkah dia menjadi pahlawan kemanusiaan, atau sebaliknya justru menjadi antiklimaks bagi sang sinterklas.
Wallahualam bisshawaf, hanya Tuhan yg tahu serta dari pembuktian yg terus digali oleh pihak Polda Sumsel, kita hanya perlu berbaik sangka.
Kita tentu berdoa semoga apapun hasilnya nanti adalah sebuah hikmah manfaat bukan mudhorat, bagi masyarakat sumsel.

Salam takzim,
Suparman Romans
Ketua DPW PEKAT Indonesia Bersatu
Prov. Sumsel.

Berita Lainnya