oleh

Sungai Rupit Kembali Keruh Ketua LPPAS Geram

MURATARA|coganews.co.id- Lembaga Persatuan Peduli Air Sungai (LPPAS) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terus melakukan pemantauan terhadap Air sungai Rupit-Rawas.

Syamsul Bahri ketua Umum LPPAS saat diwawancarai coganews.co.id secara eksklusif mengatakan.“Kami tidak akan putus asa akan terus melakukan mengejar para oknum pelaku ilegal mining, kami LPPAS bersama pihak yang berwajib akan terus melakukan penindakan”.

Sebab kita lihat ulah para ilegal mining di sungai Rupit Rawas ini terus tercemar keruh pekat terpantau hari ini (03/08) ini kami terus menghimpun laporan masyarakat agar titik sumber keruh air sungai jni jelas, sebab hal ini tidak bisa di toleransi selain dari penindakan.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak yang berwajib agar penindakan ini tepat sasaran, dan kami terus melakukan upaya untuk melakukan koordinasi dengan kepala Desa , walaupun ada kepala desa yang susah untuk ditemui agar permasalah sungai ini bisa di atasi”.

Terkait kapan akan melakukan penindakan di lapangan atau dilokasi ilegal mining Syamsul enggan memberi tahu takut hal ini bocor kembali, Kami akan melakukan penindakan keras terhadap air sungai keruh kembali, tidak ada toleransi untuk pelaku ilegal mining.

Kami sebelumnya sudah mendapati 50% yang tersebar di area sungai Rupit-Rawas , alat dompeng yang sudah kami musnakan bersama pihak berwajib, sepertinya para pendompeng ini tidak pernah jera diduga alat dompeng terus bertambah.Cetus Syamsul

Samsyul juga berharap peran masyarakat yang ikut membantu kami LLPAS baik informasi maupun sosialisasi agar kami bisa melakukan penindakan yang tepat.

Terkait laporan masyarakat kami sudah menerima 312 lebih pengaduan masyarakat, artinya keresahan masyarakat yang terdampak keruhnya air sungai sangat luar biasa, sebab hampir 75% kegiatan masyarakat bantaran sungai ada di sungai Rupit-Rawas ini, mulai mencuci,mandi dan lain-lain.

Jadi saya Selaku Ketua umum LPPAS minta tolong kepada para pelaku ilegal mining berentilah jangan sampai kami yang terus disalahkan masyarakat terhadap ulah kalian.Tutupnya dengan geram.(AJR)

Berita Lainnya