POLISI JUGA PATRIOT BANGSA

Coga Nasional52 Dilihat

SEBONGKAH KEHARUAN DIHARI PERINGATAN KEMERDEKAAN RI KE 76 TAHUN

Kali ini saya menulis secara spontan karena melihat pemandangan yg cukup istimewa di hari peringatan kemerdekaan RI ke 76.
Bahkan saya merasa harus turun dari mobil yg sengaja saya hentikan demi utk mengambil momen yg istimewa ini.


Tidak kurang dari bbrp titik perempatan lampu merah saya melihat momen yg menimbulkan kesan hangat dan rasa haru, saat melewati sekelompok petugas polisi baik yang berpakaian dinas maupun yg memakai atribut simbol perjuangan rakyat Indonesia saat merebut Kemerdekaan, sambil mengibar-ngibarkan bendera merah putih yang beraneka ukuran.

Hingga akhirnya rasa penasaran membuat saya berhenti di kawasan lampu merah charitas, dan mengambil momen aksi para petugas yg relatif masih muda usia serta menunjukkan ekspresi semangat dan ceria (mengingatkan saya pada memori saat dulu aktif di teater 707 dgn sebuah pagelaran teater yg bertema epos perjuangan revolusi).

Tidak banyak yg saya dialogkan dengan para petugas tersebut, namun dgn foto2 “action” mereka sy bisa menyimpulkan bagaimana semangat patriotisme dan cinta NKRI yg dibangun dlm karakter para petugas pengawal dan penjaga kamtibmas tersebut.
Maka dgn berbekal cuplikan foto-foto itulah saya mencoba utk menyusun tulisan ini.

READ  Pelaksanaan Forum Sinergi Kelistrikan PLN UP3 Jambi dan UP3 Muara Bungo dengan Pemda se Provinsi Jambi

Sungguh muncul kesan yang sangat berbeda saat bersua dgn para petugas polisi yg menampilkan simbol-simbol perjuangan saat bangsa kita merebut kemerdekaan dari para penjajah kolonial, dengan mengenakan atribut bernuansa heroisme dan nasionalisme.


Jika dalam keseharian kita senantiasa melihat pemandangan sosok petugas polisi di setiap sudut-sudut perempatan lampu merah jalan protokol, dengan seragam cokelat serta dengan penampilan sorot mata tajam, sikap tegas (dan terkadang juga menimbulkan sedikit rasa was-was jika kita tdk melengkapi surat-surat kendaraan yg kita bawa saat melewati posisi mereka).


Namun hari ini ibarat debu yg tergerus air hujan, maka kesan tegas, kaku, sorot mata yg sedikit terkesan mengintimidasi mental kita, seolah sirna tak berbekas.
Yang muncul adalah sosok para petugas yg mencerminkan sosok-sosok ramah, familiar dan humanis.


Disaat momen seperti inilah terasa bahwa polisi juga adalah bagian keluarga dan sahabat rakyat.

READ  Jumat Barokah Polda Sumsel Sambangi Warga Kurang Mampu


Momen ini juga yang menimbulkan sebuah angan dibenak saya, alangkah indahnya bukan pada saat momen kemerdekaan saja kita menikmati sisi humanis dari para pengabdi hukum, namun juga dikeseharian dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, mereka bisa penampilan sikap serta perilaku yg mampu menambah empati masyarakat terhadap tugas-tugas mulia Polisi sebagai pengayom.dan pengawal kamtibmas.


Tentu sangat indah jika sudah terjalin hubungan yg harmonis antara polisi dan masyarakat sehingga jargon “polisi sahabat rakyat” akan benar-benar dirasakan dan dimaknai bersama.


Secara khusus sayapun ingin menyampaikan apresiaai kepada bapak Irjen Pol Prof. Eko Indra Heri, Kapolda Sumsel, dan bapak Kombes Pol. Irvan, Kapolrestabes Palembang, yg telah memberi warna tersendiri dalam momentum peringatan HUT RI ke 76.


Jika kesan positif masyarakat terhadap polisi bisa terus dibangun atas dasar sinergitas dan komitmen persatuan dan kesatuan, maka rasanya tidak berlebihan jika masyarakat juga menyematkan penghargaan kepada polisi dgn anugerah PATRIOT BANGSA.


Salam takzim…! Merdeka!!!


Suparman Romans
Ketua DPW Ormas PEKAT Indonesia Bersatu
Provinsi Sumatera Selatan.

(Danaz)