Palembang sumsel|Coganews.co.id-Sungguh sulit diungkapkan dengan kata2 bagaimana rasa keterkejutan dan seakan hanya sebuah mimpi buruk tatkala mendengar berita wafatnya seorang tokoh wanita muda Hj Percha Leanpuri.

Tidak berselang waktu, kabar duka ini langsung tersebar luas baik melalui media maupun informasi dari para kerabat almarhumah, khususnya dari keluarga besar bpk H. Herman Deru, gubernur sumatera selatan sekaligus orang tua kandung Hj. Percha Leanpuri.
Titi (itulah panggilan akrab dilingkungan keluarga kepada almarhumah) merupakan putri sulung pasangan bpk H. Herman Deru dan ibu Hj Febria Lustia.
Garis silsilah keturunan Percha memang berakar dari tokoh pamong dan pejabat di pemerintahan.
Kakek beliau dari garis keturunan ayahnya (H. Herman Deru) adalah seorang pesirah yg sangat kharismatik di kabupaten OKU Timur yakni almarhum bpk H Amir Hamzah.
Kemudian kakek dari garis keturunan ibunya (Hj. Febri Lustia) adalah Walikota Palembang 2 periode yakni bpk H. Husni.
Sedangkan ayahnya sendiri bpk H. Herman Deru adalah gubernur Sumatera Selatan saat ini dan pernah menjabat sebagai bupati OKU Timur 2 periode.

Sedikit catatan memoriam, Hj. Percha Leanpuri setelah menyelesaikan pendidikannya di Singapore, atas bimbingan dan didikan politik dari ayah dan kakeknya mulai terjun ke dunia politik.
Dan didalam catatan saya, Percha merupakan rising star dan inspirator bagi para politikus perempuan kalangan generasi muda untuk melangkah ke senayan baik sebagai legislator maupun senator (DPR dan DPD).
Slogan 3 Victory (vini, vidi, visi) seolah melekat didalam sosok wanita muda usia ini dimana pada tahun 2009 Percha memulai karir politiknya sebagai anggota DPD RI selama 2 periode hingga tahun 2019.
Namun diparuh waktu periode ke 2 , Percha mengambil keputusan politik yg cukup berani, yakni mencalonkan diri sebagai calon bupati OKU periode 2013 – 2018 dan konsekwensinya dia mengundurkan dari dari jabatan anggota DPD RI.
Saat itu dia memang belum menggapai kemenangan, namun tetaplah tercatat dalam sejarah perpolitikan di OKU dan Sumatera Selatan sebagai pelopor kaum perempuan muda yg berani utk mengikuti kontestasi pilkada di Sumatera Selatan.
Lantas apakah karir politik Percha langsung tamat ?
Justru sebaliknya, kegagalan Percha di OKU Timur ternyata menjadi starting point berkibarnya bendera politik trah H. Herman Deru.
Dimulai dari keberhasilan HD (Herman Deru) menjadi gubernur sumsel dan dilanjutkan sukses karir politik almarhumah sendiri, yakni menjadi anggota DPR RI dari partai Nasdem dapil Sumsel 2.

Bukan hanya sebagai politikus muda perempuan, tapi Percha juga terjun didalam pembinaan prestasi olahraga level nasional dengan menjadi Ketua Umum PB PBI (bowling).
Dikegiatan sosial kemasyarakatan Percha juga termasuk salah satu aktifis perempuan muda yg memiliki andil dalam memberikan motivasi bagi generasi muda utk berkarya dan membentuk jati diri, salah satunya dgn menjadi duta literasi.
Dengan berbagai track record yg telah tercatat dari sosok Hj. Percha Leanpuri, maka bisa di prediksi bahwa Percha adalah salah satu asset berharga Sumatera Selatan untuk menjadi pemimpin di masa depan.
Namun ternyata Allah punya ketentuan sendiri, Mutiara nan Indah ini diambil kembali disaat umatNya ini berada dalam grafik naik ke puncak karir kehidupannya.

Innalillahi wainnailaihi rojiun.
Tuhan lebih berkuasa dan telah menetapkan takdirnya. Hanya doa kami semua mengiringi perjalananmu menghadap sang Khalik.
Semoga Allah menempatkanmu dgn sebaik2nya dan selayak2nya, karena kami bersaksi engkau adalah orang baik.
Selamat jalan Titi, kami ikhlaskan kepergianmu.
Suparman Romans
Ketua DPW PEKAT Indonesia Bersatu
Provinsi Sumatera Selatan













