Coganews.co.id | Tanjung Senai, OI- Era digital mengharuskan semua elemen untuk bergerak cepat terutama dunia usaha supaya bisa naik kelas serta tetap kekinian dengan prinsip Inovasi, Kolaborasi dan Adaftasi.
Rabu siang (20/10/2021) Ruang Gagasan Ogan Ilir yang diketuai oleh Ivan Ilham bersama Abdul Gopar HM, Reza Hadi dan Agung Kurniawan mengadakan Dialog Interaktif bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Ogan Ilir di Tanjung Senai dihadiri oleh seluruh organisasi Kepemudaan se-Sumsel dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Panca Wijaya yang diwakili oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Ogan Ilir dalam hal ini Kepala Bidang Koperasi Ir. Suprayogi dan Bank Sumsel Babel Ogan Ilir.
Kegiatan yang diapresiasi oleh anak-anak muda dan kalangan UMKM Ogan Ilir yang diisi dengan promosi endorse seluruh UMKM yang hadir ini dibuka secara ekslusif oleh Keynote Speech Arniza Nilawati,SE,MM DPD RI asal Sumsel yang membidangi perekonomian, UMKM dan pemberdayaan masyarakat.
Kordinator Wilayah (Korwil) PKH Sumsel 2011-2018 dengan program inspiratif “Family Development System” ini menyampaikan,

“Kita selalu menjembatani sekaligus memperjuangkan bagaimana masyarakat daerah dan pusat bisa merasakan kesejahteraan dalam usaha, bisnis dan ekonomi kreatif nya.
Sangat luar biasa juga jika ini dipelopori oleh anak-anak muda. Karena semuanya bisa berdiri dan maksimal apalagi anak-anak muda yang kita sebut dengan generasi Milenial sangat dekat dengan dunia digital atau media sosial.
Jangan hiraukan untuk permodalan karena jika memang konsisten kita mempunyai akses ke Himpunan Bank Daerah seperti Bank Sumsel Babel yang siap men-support dan Himpunan Bank Negara tentunya dengan komunikasi intens bersama Kemenkop atau Dinas Koperasi nya melalui bantuan dengan data yang akurat.”
Lanjut akademisi Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) juga bahwa, “Anak-anak muda harus aktif dalam membantu UMKM kita untuk bisa naik kelas dan pandemi ini jangan jadikan pukulan.”
Sementara itu Ir. Suprayogi Kepala Bidang Koperasi Disperindagkop dan UKM Ogan Ilir menambahkan, “Bisnis di era kekinian modal bukan lagi problem. Kami dari Dinas Koperasi siap memfasilitasi untuk pendanaan jika disertakan dengan data usahanya yang kuat.
Kita bisa menerapkan usaha dan bisnis dengan konsep Ir. Ciputra inisiator Dunia Fantasi (Dufan) Ancol Jakarta sekaligus pendiri Perumahan Mewah Citraland Ciputra Group yaitu prinsip BLUE: Baru, Lain dari yang lain, Unik dan tentunya Excellent!”
Tak kalah menariknya Bunda Rayya, Wanita Inspiratif Sumsel yang memperoleh apresiasi langsung dari Menteri BUMN Erick Thohir juga memaparkan,

“Dunia usaha dan bisnis bukan untuk persaingan tapi bagaimana mindset untuk membangun bangsa.
Dengan prinsip Sadis ‘Sabar dan Disiplin’ kita sangat yakin bahwa semuanya sudah tertakar dan tidak pernah tertukar.
Ketua ASPENKU Sumsel mewakili UMKM se-Indonesia yang akan berbincang bersama Menparekraf Sandiaga Uno, Dirut Mandiri dan Gubernur Sumsel pada 28 Oktober ini juga share pengalaman bahwa “Dalam memulai usaha tidak perlu modal,kita bisa perjanjian dulu seperti open PO (Pre Order) jadi secara otomatis uang konsumen bisa untuk beli barang.
Itulah yang sudah kami terapkan dalam membuat inovasi makjola, masbro, makjo, pindang tekwan dan aneka kuliner lainnya.”
Sementara itu pihak Bank Sumsel Babel OI, mengajak generasi Millenial untuk berwirausaha dan berbisnis melalui dunia digital karena tentu biaya murah dan efektif, dan bisa menjadikan kita SDM unggul dengan branding yang lebih menarik dan menembus pasar nasional bahkan internasional. (Danaz)






