Coganews.co.id | PALEMBANG – Memperingati hari kelahiran atau Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi suatu bentuk rasa syukur yang tinggi atas pelita Sang Penerang Peradaban dimana telah membawa perubahan lahir batin diseantero dunia.
Minggu malam (25/10/2021) diadakan tausiyah agama bersama Ustadz Dr. Ulil Amri, LC, MA dalam semarak momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awwal 1443 H di Masjid Ar Razaq, Jalan DR. Hakim, Sungai Pangeran, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang.

Tausiyah yang mengupas tentang Mengenang Kelahiran dan Perjuangan Rasulullah SAW ini diisi dengan penampilan Hadrah, pembacaan Al Qur’an oleh Ustad Husni Mubarak, pembacaan barzanji dan shalawat serta dihadiri oleh RT setempat Rozali Madani, pengurus Masjid Arif Febriansyah,Ikhlas, tokoh masyarakat dan seluruh jamaah dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.
Ust. Dr. Ulil Amri LC MA menyampaikan,
“Maulid Nabi Muhammad SAW yang kita peringati malam ini merupakan sebagai bentuk rasa syukur dan suka cita atas lahirnya Uswatun Hasanah kita semua pada 12 Rabiul Awal Tahun Gajah dalam penanggalan Hijriah atau tepatnya 20 April 571 dalam tahun Masehi.
Dari Abu Qatadah Al-Anshar diriwayatkan oleh Muslim bahwa Rasulullah SAW ditanya tentang puasa hari Senin. Beliau menjawab, Karena saat itu aku dilahirkan dan saat itu aku dituruni wahyu. Lalu, Abu Uzzah paman kandungnya atau yang lebih kita kenal Abu Lahab pun sangat gembira atas kelahiran Baginda Rasulullah SAW dengan membebaskan budak Suaibah sehingga siksa neraka nya diringan setiap hari Senin.“
Lanjut alumni Al Azhar Cairo Mesir dan Sudan ini bahwa, “Kita harus bangga dengan peringatan Maulid ini kita terus mengingat dan memetik inspirasi terutama bagi generasi muda bahwa Rasulullah SAW adalah Imam nya para Nabi dan Rasul, khataman Nabiy, Sayyidul Rasul dan salah satu diantara Nabi Ulul Azmi, maka untuk memperoleh energi syafaat dari Rasulullah SAW mari kita perbanyak bershalawat.

Data World Population Review pada 2020 mencatat populasi Muslim di Tanah Air mencapai 229 juta jiwa atau membentuk 87,2 persen dari total penduduknya yang sebanyak 273,5 juta jiwa serta sekitar ada 750.000 Masjid dan Mushola di Indonesia, ini merupakan kekuatan besar umat Nabi Muhammad SAW, jika kita bersatu dalam segala lini kehidupan, ini menjadi modal besar untuk menyongsong kejayaan, terkhusus lagi dalam bidang ekonomi dan kesejahteraan umat sebagaimana yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam menegakkan agama Islam ini dan juga sudah dicontohi oleh pendiri yayasan dan masjid Ar Razaq ini Bapak Haji Abdul Razaq, pengusaha yang peduli dengan pemberdayaan masyarakat dan umat sekitar.

Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Fatah ini menyinggung juga perkara umat kekinian, seperti aksi maraknya pinjaman online (pinjol) yang meresahkan umat dan tentunya kontra dengan sistem ekonomi syariah.
Ia mengajak jamaah agar mengamalkan doa, “Anta waliyyi fid dunya wal akhirah tawaffani muslimaw wa alhiqni bis sholihin“
“Engkaulah (Yaa Allah) Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.” (Danaz)








