Coganews.co.id | Lubuklinggau – Jangan datang jika hanya untuk menghilang, Jangan temui jika kamu tak akan kembali. Demikian sepenggal puisi romansa syahdu nan mendayu-dayu yang berjudul “Jangan” karya Bunda Dian Purnama pada karya buku puisi keduanya kali ini.
Selasa (16/11/2021) resmi dilaunching buku puisi keduanya dengan Judul “Untuk Sebuah Nama” karya Guru Favorit Kota Lubuklinggau Tahun 2012 Dian Purnama oleh Benny Arnas selaku Direktur Bennyinstitute bertempat di Perpustakaan Daerah Lubuklinggau, Jl. Garuda No.4, Bandung Kiri, Lubuk Linggau Bar. II, Kota Lubuklinggau.

Buku puisi pertama dengan Judul “Sakit Ini Sudah Makin Setia” dan buku keduanya ini sama-sama dibawah naungan Bennyinstitute yang diampuh oleh Sang Maestro Benny Arnas, Penulis Best Seller 30 buku yang sudah menjelajah ke berbagai negara.
Kegiatan yang berlangsung secara hibrid ini tetap mematuhi Protokol Kesehatan yang ketat dan dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Lubuklinggau Kamaludin S.Sos yang diwakili oleh Ichsan Mauri selaku Kabid Pengelolaan Arsip, Benny Arnas selaku Direktur Bennyinstitute, Dr. Rusmana Dewi Akademisi dan Pegiat Literasi, Desy Arisandi Penulis Kenamaan asal Lubuklinggau, Mom Sri Murniati Akademisi Kota Lubuklinggau dan Kak Inung Seniman Lubuklinggau beserta skuad Sanggar Sinergi, alumni SMA N 3 Lubuklinggau,kalangan pemuda dan Mahasiswa di Kota Lubuklinggau, Musirawas dan Muratara.
Rangkaian acara yang dipandu oleh MC kondang Deni Setiawan ini juga bertambah meriah dengan pembacaan puisi oleh Kak Inung Linggau dan Mom Sri serta penampilan memukau musikalisasi puisi “Untuk Sebuah Nama” oleh Sanggar Sinergi yaitu Ferda, Ale, Faizun,Reihan dan Ragil yang diaransemen secara ekslusif oleh Bunda Dian Purnama.
Tak kalah menarik dalam sambutannya Bang Ben sapaan akrab Benny Arnas mengucapkan,

“Selamat dan sukses atas karya buku keduanya ini, Untuk Sebuah Nama karya Yunda Dian Purnama. Ini sangat spesial tentunya karena sebagai kado istimewa di hari ulang tahun Yuk Dian yang ke 40 tahun.”
Lanjut dalam Bincang Buku dengan narasumber Penulisnya langsung Bunda Dian Purnama dan Dr.Rusmana Dewi selaku Pakar Literasi yang pipandu oleh moderator Dandi Nazor Founder Forum Kito Pacak dan Pengurus KONI Kota Palembang dan KNPI Sumsel.
Bunda Dian Purnama memaparkan secara luas,

“Alhamdulillah, di usia ke empat puluh tahun ini saya dedikasikan dengan karya, buku puisi kedua yang berjudul ‘Untuk Sebuah Nama’. Selanjutnya yang ketiga kita akan upayakan untuk sebuah Cerpen, bismillah…
Ini sangat spesial tentunya dengan nama pena Dee Elenov yang maknanya sangatlah mendalam Dee artinya Dian dan Elenov sendiri Eleven November, tanggal dan bulan kelahiran saya.
Buku yang berisikan 40 puisi pilihan dengan segala suasana hati, pengobat insomnia saya secara pribadi dan memiliki pesan untuk anak-anak muda dan pecinta sastra. Usia empat puluh tahun awal mula cerita, Life begins at forty!”
Guru Bahasa Inggris SMA N 3 Lubuklinggau yang juga Ketua FKOS (Forum Komunikasi Orang Tua Siswa) Yayasan Putra-Putri Bangsa 2021-2025 mendedikasikan semua ini untuk kedua orangtua Ayah Edy dan Ibu Rina Eryani, suami dan ketiga putranya: Abien, Athar dan Azzam.
Serta terima kasih kepada Direktur Bennyinstitute Bang Ben, Juli Yandika selaku editor buku, tim support system yaitu Puja, Amanda, Nabila, Occa, Ellya, Andem.
Terkhusus kepada Bapak Hairul Aswar Kepala SMA N 3 Model Lubuklinggau dan keluarga Besar SMA N 3 Lubuklinggau, Sanggar Sinergi dan semua pihak lainnyanya.

Ditambahkan juga oleh Dr. Rusmana Dewi,
“Ini hasil dari kombinasi siapa Dian Purnama sebenarnya. Tidak bisa dipungkiri jika ada yang mengatakan sosok ‘Dian’ yang kuat dan keras namun mampu menggoreskan untaian kata-kata yang lembut nan menusuk ini sangat benar.
Menilik puisi karya Dian ini tentu kita harus memahami diksi secara mendalam terus maknanya yang tersirat. Karena kita banyak menemukan dalam karya Untuk Sebuah Nama ini kata-kata indah seperti renjana, bagaskara, bersenandika, lindap, bilur-bilur dan deretan lainnya.
Selamat dan Sukses semoga semakin menginspirasi dengan karya-karya selanjutnya, Dian!”.

Ucapan juga mengalir dari semua anak-anak didik dan ‘anak-anak kalbu’ Bunda Dian Purnama dari berbagai lintas angkatan dan generasi dengan do’a harap yang menyatu semoga Bunda Dian Purnama semakin menjadi Bunda TOP!!! (Tangguh, Optimis dan Produktif).
(Danaz)






