Coganews.co.id | Palembang – Tindakan memalukan di dunia pendidikan berupa pelecehan seksual oleh dosen yang seharusnya menjadi panutan para Mahasiswa dan banyak orang yang terjadi di Unsri mengundang kecaman dan membuat semua lapisan masyarakat mengernyitkan dahi tak habis pikir.
Menyikapi peristiwa hangat tersebut Yan Hariranto yang familiar dengan panggilan Yan Coga selaku Tokoh Pemuda Sumsel menyampaikan,
“Apapun alasannya tindakan pelecehan seksual ini sangat memalukan apalagi terjadi di kawasan candradimuka dunia pendidikan di kampus yang selama ini kita banggakan.”
Melalui akun tik-tok nya @yancoga08 yang viral ditonton 8000 an views, Calon Walikota Palembang 2024 Jalur Independen ini melanjutkan,
“Terbaru juga kita menyaksikan adik kita Mahasiswi korban tersebut diintimidasi oleh pihak kampus, dicoret namanya dari daftar Yudisium Fakultas sebelumnya disekap didalam toilet dengan berbagai dalihnya, ini jelas banyak ketidakberesan nya.
Kita tidak bisa diam melihat ini dan akan mengadakan aksi besar jika semakin berlarut.
Kami meminta kepada Bapak Presiden, Bapak Menteri Pendidikan untuk memecat Dosen pelaku pelecehan di UNSRI tersebut, apalagi tidak tegas juga termasuk Rektor nya. Tidak ada yang perlu ditutup-tutupi”.
Ketidakberesan ini semakin banyak membuat heboh netizen dan masyarakat ditambah ketidakhadiran satupun pihak Rektorat, Dekanat dan utusan kampus UNSRI yang dimediasi oleh DPRD pada hari ini, Senin pagi (6/12/2021).
“Kami sangat kecewa kepada Rektorat UNSRI, selevel DPRD saja diabaikan bagaimana bisa diselesaikan”, ujar Mgs Syaiful Fadli DPRD Komisi V di ruangan Rapat Banggar DPRD Sumsel.

Padahal rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati bersama Dinas PPA Sumsel, BEM UNSRI dan berbagai pihak yang bersangkutan.
BEM Fakultas dan Universitas serta para tokoh Pemuda pun banyak memberikan dukungan moral kepada korban beserta keluarganya agar didampingi tim advokasi yang kuat sehingga menjadi pelajaran bagi semua pihak. (Danaz)










