Semangat Baru, HMI BADKO Sumbagsel Siap Respon Perubahan Menuju Bonus Demografi
Coganews.co.id | Palembang – Bergerak bersama, bertindak seksama dan berdampak bagi sesama merupakan gerak mulia dalam himpunan kuat untuk umat dan bangsa.
Menutup akhir tahun 2021 dengan indah HMI BADKO Sumbagsel periode 2021-2023 menggelar pelantikan dengan Ketua Pelaksana Rangga Azza Harbi dan Sekretaris Pelaksana Rani Vira Julita di Istana Gubernur Sumatera Selatan Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun No.9, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang.

Acara ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat serta penuh kehangatan antar kader dan Keluarga Alumni HMI (KAHMI) dalam ruang lingkup Sumbagsel.
Tampak hadir Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Irjen Tony Hermanto Kapolda Sumsel yang diwakili oleh Kombes Pol Drs Ratno Kuncoro selaku Dir Intelkam Polda Sumsel,Pangdam II Sriwijaya, Kakanda Rebo Iskandar Direktur Swarna Dwipa, Kakanda Iswahyudi Ketua MW KAHMI Bengkulu dan segenap keluarga HMI dari mulai Komisariat dan Cabang yang ada di wilayah Sumbagsel. Forkompinda se-Sumsel, KPU dan Bawaslu se-Sumbagsel serta DPRD Kota dan Kabupaten se-Sumbagsel.
Turut juga hadir Ketua PB HMI Raihan Aryatama dan Pengurus PB HMI Saadillah Muqsith, Muh.Hatta dan Putri Haryani.
Rangga Azza selaku Ketua Panitia Pelantikan menyampaikan bahwa,
“Pelantikan ini dilaksanakan sesuai dengan hasil MUSDA yang digelar di Asrama Haji Sumsel pada Jum’at, 1 Oktober 2021 lalu.
Dengan dilaksanakannya pelantikan ini kita berharap akan terpancar semangat baru terutama menyambut tahun baru bagi pengurus baru yang di lantik.”
Dede Irawan Ketua Umum Badko HMI Sumbagsel dalam sambutannya menyampaikan,
“Apresiasi tinggi untuk Bapak Herman Deru
Gubernur Sumsel yang sudah mensupport penuh kegiatan ini. Terima kasih untuk panitia pelaksana, Kanda, Yunda dan semua pihak yang sudah hadir dan mensukseskan pelantikan ini.


Dengan tema Geostrategy For Sumbagsel Good Governance pada pelantikan ini, kita menyadari bahwa sejatinya Sumsel, Bengkulu, Babel dan Lampung adalah satu, satu jiwa satu nafas dalam satu raga. Karena kita memiliki histori teritorial kerajaan Maritim terbesar di dunia pada abad ke 7 Masehi. Jika di Jawa selalu menjadi acuan Indonesia Jabodetabek, maka kedepannya Sumbagsel akan menjadi acuan Indonesia kedepannya, dimulai dari kader-kader HMI di BADKO Sumbagsel yang akan menggerakkan nya, inilah tujuan besar dari HMI Futuristik!
Di era digital 4.0 tentu menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kita generasi Milenial agar siap mewarnai dengan karya dan prestasi dalam menyongsong bonus demografi 2035 dan Indonesia Emas 2045.”

Sementara itu Raihan Aryatama Tokoh Nasional Ketua PB HMI saat ini menyampaikan secara komprehensif mengenai kondisi Kepemudaan saat ini,
“Sumbagsel menjadi perhatian nasional yang memiliki potensi besar, dan menariknya ini merupakan BADKO terbesar yang ada.
Di era digital ini tentu semuanya saling berhubungan terutama di masa pandemi ini, faktor kesehatan berkaitan kuat dengan proses pembangunan. Lalu pembangunan yang ada akan mempengaruhi proses kehidupan sosial, budaya, bahkan politik di suatu negara.
Melalui berbagai tantangan zaman ini HMI selalu hadir dengan nilai-nilai intelektual yang bertanggung jawab atas
terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam, dan bertangung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT, terkhusus terhadap pembangunan yang ada di Sumatera Bagian Selatan.”
Sementara itu, Gubernur Sumsel H.Herman Deru memaparkan,

“Selamat dan Sukses untuk pelantikan BADKO HMI dan KOHATI SUMBAGSEL malam ini di tempat kebanggaan masyarakat Sumsel Griya Agung.
Melihat dari konsepan yang ditawarkan oleh Dede Irawan yang akrab dipanggil Dewan selaku Ketua BADKO yang sekarang, tentu HMI BADKO Sumbagsel bisa bermitra dengan Pemprov Sumsel bukan oposisi, namun tentu kita juga menegaskan, bahwa kita selalu terbuka dan tidak anti kritik dalam mewujudkan Sumsel Maju Untuk Semua.
Menyimak apa yang telah disampaikan oleh Ketum PB dan Ketua BADKO Dewan seputar peran pemuda di era digital ini sangatlah sesuai dengan apa yang terjadi saat ini di Sumsel bahkan Indonesia di masa yang akan datang.
Dimana peran manusia akan berkurang tergantikan oleh sistem otomatisasi serba digital, makanya sangat diperlukan kualitas kader atau SDM yang intelektual.

Rukunkan internal demi langkah kuat kedepannya, ini modal paling fundamental demi kepentingan besar di masa depan!”.
Yakin Usaha Sampai!
Yakinkan dengan iman, usahakan dengan ilmu, sampaikan dengan amal!
(Danaz)





