Bupati Muratara bantu Baju Batik untuk Perangkat Desa.

Coga Daerah970 Dilihat

MURATARA|coganews.co.id- Penyaluran Bantuan Baju Batik untuk Perangkat Desa Se-Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melalui Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Muratara hari ini di Gedung BPKAD Lantai II (29/12).

Bupati di dampingi Dinas PMD-P3A Kabupaten Musi Rawas Utara Hj EMusliha, dan dihadiri Camat dalam Wilayah Kabupaten Muratara Kades dan Perangkat Desa yang mewakili dari 7(Tujuh) Kecamatan.

H.Devi Suhartoni menyampaikan dalam sambutannya Baju ini merupakan bantuan dari Gubernur, melalui Pemerintah Kabupaten Muratara dan di salurkan melalui PPDI harapanya agar para perangkat Desa bisa lebih semangat dan kompak dengan adanya seragam ini.

Bupati menyampaikan ucapan terima Kasih kepada Gubernur Sumatera Selatan yang sudah memberikan perhatian kepada Perangkat Desa yang ada di Kabupaten Musi Rawas Utara.

READ  Perkuat Toleransi dan Budaya, Wali Kota Palembang Dukung Penuh Piodalan & Dharma Santi Umat Hindu

Selain pembagian Baju Batik ini Bupati juga menyampaikan agar para Kades agar mengiatkan bidang pertanian.

“Kades pada tahun depan dalam merasa sulit sebab ada pemangkasan anggaran Dana Desa sebesar 249.000.000 per Desa pemotongan ini dilakukan oleh Pemerintah Pusat “.Kata Bupati.

Selanjutnya mengacu aturan Peraturan Presiden bahwa Dana Desa Tahun Depan wajib menganggarkan 40% Anggaran Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT). dan Dana Desa Juga wajib menganggarkan 8 % untuk penanganan Covid. jelasnya.

Bupati juga berharap agar penyaluran BLT ini agar tepat sasaran jangan sampai karena perbedaan politik Pilkades masyarakat tidak dapat menerima haknya atas BLT.

Bupati juga meminta kepada Kades agar memverifikasi masyarakat penerima BPJS. Sebab Pemerintah Kabupaten sudah menganggar untuk 20.000 lebih pemilik BPJS dengan Anggaran 9 Milyar.

READ  Kurangi Angka Pengangguran Bupati Muratara ajak PT. ACI Rekrut Tenaga Lokal.

Terkait KIS Bupati menyampaikan bahwa data dari desa yang didata dan Verifikasi oleh Pak Kades kemudian kami Pihak Kabupaten akan menyampaikan ke Pusat.

Selain itu juga Bupati meminta kepada Camat dan Kades agar menyampaikan kepada Masyarakat bahwa Santunan Kematian sudah bisa di salurkan sejak bulan Oktober kemarin. (AJR)