Pembatalan Bantuan UKT , HMI UIN Raden Fatah Siap Aksi ke Rektor

Coganews.co.id | Palembang – Mahasiswa UIN Raden Fatah palembang di kejutkan dengan kebijakan rektor yang membatalkan bantuan UKT secara mendadak dan sepihak. Menanggapi hal itu Lovi Andiko merupakan Ketua HMI UIN mengkritik keras kebijakan kampus yang di anggap menyengsarakan mahasiswa dan orang tua di masa pandemi.

“saya mewakili teman-teman HMI dan mahasiswa yang terdampak, menyangkan kebijakan rektor yang membatalkan bantuan UKT secara mendadak dan sepihak, semua mahasiswa sudah meminta uang kepada orang tua dengan jumlah yang telah di tetapkan sebelumnya yakni pemotongan 10-80%, dan di masa pandemi ini seharusnya rektor memprioritaskan bantuan tersebut di bandingkan kepentingan kampus” ucap Lovi Andiko yang berasal dari Daerah Ogan Ilir.

READ  APPM Aliansi peduli palembang Maju Mendukung HDMY Membangun Kantor Gubernur

Permasalahan ini bermula dari surat edaran rektor yang memberi bantuan pemotongan UKT 10 – 80 % bagi mahasiswa yang terdampak Covid19, Namun saat melakukan pembayaran seluruh bank mitra mengalami gangguan dalam pelayanan pembayaran.

Gangguan tersebut ternyata di akibatkan oleh keputusan rektor yang mengeluarkan surat edaran kembali menyatakan kuota bantuan sudah full dan mengembalikan pembayaran mahasiswa lain dengan tanpa potongan apapun.

Menindak lanjuti permasalahan ini HMI siap melakukan Aksi dan melaporkan rektor ke Pusat jika memang di perlukan, “tentu kami tidak akan tinggal diam dan akan memperjuangkan hak-hak mahasiswa, saya telah berdiskusi dengan teman-teman cipayung plus, BEM UIN dan kami memiliki kesimpulan yang sama yakni menuntut rekor untuk mengembalikan bantuan UKT, dan saat ini kami masih mengumpulkan bukti dan terus audiensi jika tidak memiliki titik temu dalam waktu dekat akan melakukan aksi dengan sesuai protokol pandemi covid19 dan juga akan melaporkan rektor ke Kementrian Agama” ucapnya Terakhir.

Dia juga menyampaikan untuk semua mahasiswa UIN Raden Fatah untuk saling mendukung dan berjuang dalam kebaikan“ kepada seluruh mahasiswa rapatkan barisan, hilangkan perbedaan sementara, dari hulu ke hilir kita perjuangkan hak-hak kita, HIDUP MAHASISWA!!” teriaknya. (Rill)