Coganews.co.id | Palembang – Jika era Rennaisance pada abad XV menjadi era kebangkitan gerakan intelektual dunia yang dimulai di Italia sekitar 1350. Maka era kebebasan pers di Indonesia sejak tahun 1985 menjadi pintu gerbang kemerdekaan dalam menyampaikan aspirasi.
Hari ini Rabu (09/02/2022) merupakan peringatan Hari Pers Nasional yang menjadi agenda nasional disetiap tanggal 9 Februari dirayakan di setiap ibu kota Provinsi yang hari ini diselenggarakan di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Peringatan ini berpedoman terhadap Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 5 Tahun 1985 yang ditandatangani oleh Presiden Soeharto pada 23 Januari 1985.
Dandi Nazor, Founder Forum Kito Pacak yang juga aktif di dunia pers dan jurnalistik menyampaikan,
“Hari ini merupakan hari spesial bagi insan pers yang selalu berada di garda terdepan dalam gelombang arus informasi dan komunikasi yang hampir di setiap lini kehidupan.
Terutama di masa pandemi Covid-19 dengan varian barunya Omicron, para insan pers selalu memberikan data-data akurat mengenai Tracing, Testing dan Treatment (3T) dan program vaksinasi di berbagai daerah.
Baik itu di situasi hujan, panas, banjir, gempa, erupsi gunung berapi, menembus kemacetan bahkan tidak sedikit bertaruh nyawa demi menyampaikan informasi kepada khalayak, ini sangat perlu kita apresiasi bersama.”
Lanjut oleh Pengurus Badko HMI Sumbagsel ini, bahwa “Tentu kegiatan pers atau jurnalistik yang digeluti oleh insan pers tidak hanya menulis berita atau informasi terkini, tapi lebih dari itu mereka memiliki tujuan mulia untuk mencerdaskan masyarakat dengan menyajikan berita sesuai fakta.
Tidak sedikit diantara kita yang memiliki pandangan kritis pers terhadap setiap kebijakan Pemerintah, ini hendaknya dijadikan ‘batu bata pembangunan’ agar Pemerintah tidak lepas kontrol, ibaratkan di era kekinian nya itu jangan sampai seperti ‘Layangan Putus’ yang lepas dari tujuan mulia awalnya, tetap fokus dengan sampai puncak meskipun banyak terpaan angin dan badai menerpa. Pemerintah yang keren yang Good Governance tentu tidak tertutup dengan setiap kritik insan pers dan siapapun demi kemajuan bangsa.”
Pers menjadi pilar demokrasi yang selalu dekat dengan masyarakat juga pejabat, dengan tetap mengedepankan kode etik yang jurnalistik berlaku.
Saat ini insan pers sudah banyak mulai beradaptasi dengan teknologi digital agar tetap menjadi jembatan informasi yang selalu ada di setiap perubahan zaman.
Insan pers selalu berusaha memahami kemajuan teknologi berupa big data, artificial intelligence, dan metaverse sehingga hasilnya dapat memperkaya kebutuhan data serta analisis untuk produksi dan distribusi konten industri media terutama pada kalangan generasi Milenial yang selalu up to date.
Dunia pers dengan segala akses dan pedoman nya memiliki kunci emas dalam perubahan besar untuk kemajuan teknologi digital sekaligus solusi terbaik yang dapat menembus berbagai lapisan masyarakat sampai ke pelosok desa.
Tiga tujuan penyelenggaraan HPN tahun ini diantaranya: Pertama: berkontribusi kepada pembangunan di daerah, kedua: menyuarakan kepentingan nasional, dan ketiga: membahas isu-isu strategis terkait kehidupan pers nasional, harus kita maknai bersama demi menyongsong Indonesia yang lebih berdaya nan berjaya!
Selamat Hari Pers Nasional 2022, Pers Hidupkan Peradaban, Informasi!
(Danaz)









