Asisten III Setda Muratara hadiri Sinergitas RS Ar-Bunda Lubuklinggau dengan Dinas Kesehatan Muratara.

RS Ar-Bunda Kenalkan Persalinan Metode  Erack.

COGANEWS.CO.ID| MURATARA –  Rumah Sakit Ar-Bunda Lubuklinggau melakukan sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melalui Dinas Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) seminar dengan tema” Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal di Fasilitas Kesehatan Primer ” yang bertempat di Aula Siti Rahma RM Sederhana Muratara (17/2).Kegiatan seminar ini mendapat antusias yang sangat luar biasa, terbukti dari jumlah peserta yang hadir dokter, bidan di Fasilitas kesehatan  yang ada di kabupaten Musi Rawas Utara 17 orang Dokter dan Bidan 100 orang lebih.

Peserta seminar yang di adakan oleh Dinkes Muratara berkerja sama dengan RS Ar-Bunda Lubuk Linggau (FOTO : Aancoga)

Acara ini dihadiri langsung  oleh  Asisten III Setda Kabupaten Muratara,dr. Henny Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muratara, dr Ladonna Sianturi Direktur RSUD Rupit, serta UPTD Puskesmas di Kabupaten Muratara.

READ  Silaturahmi Tim HDS - HJW Desa Karang Waru, Warga Hadir Bukan Karena di Undang karena ingin Lanjutkan Muratara Iluk

Abdurahman Wahid Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Musi Rawas Utara dalam hal ini sekaligus menyampai sambutan yang mewakili Bupati, Sesuai dengan Visi dan misi Bupati Muratara Bidang Kesehatan yang ada harus berjalan dengan baik mulai dari pelayanan dan peralatan.

Tampak hadir Langsung Asisten III Setda Muratara Abd Rahman Wahid dan Plt Kadis Kesehatan dr.Henny.(FOTO : Aancoga)

” Dengan adanya seminarnya ini , sangat baik sekali untuk Para Tenaga kesehatan apalagi kita pemerintah Kabupaten Muratara sudah berkerja sama dengan RS Ar-Bunda,sekaligus menambah ilmu untuk adek-adek bidan yang mengeluti bidang kesehatan “.

Plt.Kadis Kesehatan dr.Henny sedang menyampaikan Sambutan pelaksanaan kegiatan. (FOTO.Aancoga)

dr.Henny Plt Kadis Kesehatan Muratara menyampaikan adapun tujuan dari diselenggarakannya kegiatan seminar adalah dapat meningkatkan kompetensi bidan dalam menangani kegawatdaruratan maternal dan neonatal di fasilitas kesehatan primer sebelum melakukan perujukan dan dapat menjalin komunikasi yang baik antara bidan di fasilitas kesehatan primer dengan rumah sakit rujukan, sehingga hal tersebut dapat membantu mengurangi angka kematian ibu dan bayi khususnya di Kabupaten Muratara.Sampainya.

READ  HD Inisiasi Kesepakatan Bersama Perkuat Sinergi Dalam Upaya Perlindungan Hak Anak dan Perempuan

Pemateri dr.Wahyu Pranata,SpOG.(FOTO:Aancoga)

Dalam acara ini didaulat dua orang narasumber yakni, dr Wahyu Pranata,SpOG dan dr.Eka Rahmawati,SpA.

Dr.Wahyu Pranata,SpOG memaparkan materinya serta memperkenalkan persalinan dengan metode Erack yang mana metode dapat mengurangi rasa sakit pasca operasi Caesar jelasnya.(AJR.Adventorial Diskominfo)