Coganews.co.id | Palembang – Ditengah melonjaknya harga dan kelangkaan minyak goreng dimana-mana, kasus pelecehan dan kekerasan seksual seolah menjadi trendi, belum lagi goncangan invasi Rusia ke Ukraina menjadi pusat perhatian semua kalangan.
Ditambah lagi terbaru wacana penundaan Pemilu 2024 dan Presiden 3 Periode yang mengundang beragam reaksi dari deretan kalangan akademisi dan praktisi tak ketinggalan dari Insan Intelektual Dede Irawan, sosok orang nomer satu di BADKO HMI Sumbagsel.
Dewan sapaan akrabnya menyampaikan,
” Masyarakat bisa dikatakan sebagian besar sudah mulai herd imunity dengan tetap melakukan Protokol Kesehatan dan vaksinasi, kita harus tetap bergerak maju untuk terus produktif meskipun masih dalam suasana pandemi Covid-19 ini, terutama dalam menentukan arah bangsa dan negara.
Kita tegaskan bahwa Pandemi Covid-19 dan kondisi keuangan negara saat ini tidak menjadi keadaan darurat sebagai alasan untuk menunda Pemilu 2024. Saat ini semua struktur maupun kekuasaan negara berjalan sebagaimana mestinya. Secara akademis dan realistis nya konstitusi sama sekali tidak ada norma penundaan Pemilu.
Wacana penundaan Pemilu merupakan bentuk tindakan offside yang akan merobohkan tiang gawang kehidupan berdemokrasi bangsa kita. Tentu, kita pahami negara demokrasi orang boleh usul apa saja. Tetapi usulan penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan periode Presiden sangat sensitif, kontroversi dan ibaratkan benturan keras yang merobek konstitusi dan undang-undang. Sebagai negara hukum, kita wajib menjunjung hukum dan konstitusi. Jangan sampai semua ini menjadi offside dan mendapatkan kartu merah dari masyarakat.”
Sebagaimana diketahui bahwa Penyelenggaraan pemungutan suara Pemilu serentak untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, serta anggota DPD RI dilaksanakan pada Rabu, 14 Februari 2024.
Sedangkan, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota dilaksanakan pada Rabu, 27 November 2024.
BADKO HMI Sumbagsel mengajak semua pihak agar tidak memunculkan wacana penundaan Pemilu 2024 demi kepentingan dan keadilan seutuhnya di Bumi Pertiwi bagi estapet Kepemimpinan masa depan, para aktor politik pun diharuskan untuk mempersiapkan diri dalam menyambut pesta demokrasi 2024, pentas 2024 yang penuh akan harapan, perubahan dan masa depan impian.
(Danaz)









