Coganews.co.id | Muratara – Instansi kepolisian adalah mitra Masyarakat yang selalu terdepan dalam menegakkan Keamanan dan Ketertiban di Masyarakat (Kamtibmas), tentunya menjadi sosok idaman mulai dari anak-anak, ibu-ibu, hingga semua kalangan.
Menyoroti ulah nakal oknum polisi yang bertugas di Polres Musi Rawas Utara (Muratara) atas nama Briptu DA yang kini ditahan di Polres Lubuklinggau, karena terlibat kasus pencabulan, di Kelurahan Watervang Kecamatan Lubuklinggau Timur II.
Dandi Nazor, CEO Sinergi Institute yang juga Pengurus BADKO HMI Sumbagsel asal Muratara menyampaikan,
“Semuanya transparan, dulur-dulur menyimak dengan seksama pernyataan tegas dari Bapak Kapolres AKBP Ferly Rosa Putra agar ini diproses sesuai prosedur yang berlaku. Disini nilai-nilai PRESISI nya bisa kita lihat, transparansi dan berkeadilan, jika dia bersalah dan terbukti harus dihukum sesuai dengan aturan yang ada oleh instansi Polres Lubuklinggau.”
Lanjut oleh PP Majelis At Thohir ini bahwasanya memang kasus ini sangat sensitif dan selalu mudah membuat banyak stereotip di kalangan masyarakat, namun jangan sampai kita berlebihan menyikapi hal ini. Mengambil hikmah sunah di hari Jum’at ini untuk memotong kuku: bahwasanya jika yang kotor itu kukunya yang dipotong itu tepat kukunya, jangan sampai tangan nya, sehingga kita semua tetap kondusif dan menjadi produktif.
(Danaz)








