Coganews.co.id | Muratara – Ditengah situasi dan kondisi sosial kemasyarakatan yang terus berubah, perlunya tali simpul yang kuat agar kita tidak mudah lepas kontrol oleh derasnya ombak diluar.
Memasuki bulan Sya’ban menuju pintu gerbang bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan kegiatan syiar agama melalui peringatan Isra’ Mi’raj yang begitu luar biasa disambut oleh masyarakat Desa Batu Kucing, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara dengan semangat dan suka cita, Senin (07/03/2022).
Pengky Sugito yang bertindak menjadi MC pada acara tersebut mengajak,


” Ibaratkan fenomena minyak goreng saat ini, kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat merupakan ‘sesuatu yang mahal harganya’ karena sangat penting demi memberdayakan masyarakat kita.
Terkhusus untuk para pemuda jangan sampai kita fatal terjerumus ke tindakan yang merugikan diri sendiri, orangtua dan masyarakat, seperti memakai Narkoba, pergaulan yang kebablasan dan kebiasaan nongkrong-nongkrong yang menghabiskan waktu tidak karuan.”
Fungsionaris BADKO HMI Sumbagsel ini melanjutkan, kemajuan desa bahkan bangsa dan umat ada di pola pikir pemudanya, maka jadilah pemuda yang religius, terus berbuat demi kemajuan tanah kelahiran, tentunya dari momentum Isra’ Mi’raj ini marilah perbaiki Ahlak kita, sehingga kita akan selalu siap dan tidak mudah terprovokasi hal-hal yang menyesatkan yang dapat menenggelamkan kita.
Dalam acara itu, kata sambutan mewakili Pemerintah Desa oleh Marsuki selaku Sekretaris Desa (Sekdes), lantunan ayat Suci Al Qur’an oleh Ferdi, dan acara inti penceramahnya ialah Ustadz H. Fadholi serta ditutup oleh do’a yang dikholifai oleh Ustadz Trisno SPd.
Tak kalah pentingnya Ustadz H. Fadholi mengajakan seluruh elemen masyarakat Desa Batu Kucing untuk menjadikan shalat fardhu lima waktu sebagai kado istimewa pada peristiwa Isra’ Mi’raj ini sebagai kebutuhan bukan sekedar kewajiban lagi.
Dimana shalat sebagai tiangnya agama yang apabila kita melalaikan apalagi meninggalkan nya berarti merobohkan agama, maka supaya terasa nikmat jadikan shalat menjadi kebutuhan sehari-hari yang tanpanya kita akan gelisah, gersang dan jauh dari kesuksesan apalagi kebahagiaan dunia dan akhirat.
(Danaz)









