HARI INI JALUR ZONASI SMA TANGSEL DIBUKA

Coga News520 Dilihat

Coganews.co.id | Tangsel –Jamak dengan daerah lain, hari ini 15/06/2022 Pendaftaran Calon Siswa SMA Negeri Tangsel dibuka secara serentak sampai 18 Juni. Jalur Zonasi ini mengacu kepada tempat tinggal calon siswa bersangkutan. Mungkin pertimbangan agar siswa kelak gampang mengakses kehadirannya di sekolah, di samping untuk meminimalisir kemacetan lalu lintas yang menjadi persoalan klasik bagi kota-kota yang padat penduduk.

Para orangtua Calon Siswa sejak pagi buta sudah mendatangi sekolah untuk mendapatkan Link download data dan persyaratan yang ditempel di Papan Pengumuman atau Tempat lainnya. Mereka wanti-wanti takut terlambat mendaftar atau susah memasukkan data (over load).

“Sudah sejak tadi malam sudah kita pasang pemberitahuan Link Download Pendaftaran”, kata seorang Satpam Penjaga Pos di SMA Negeri 1 Tangerang Selatan di Jalan Bhakti Ciputat.

READ  Partai Golkar Peringati HUT dengan Standar Protokol Kesehatan

SMA Negeri 1 persis di depan Stadion Mini Ciputat ini tergolong Favorit, berkelas dan gratis (sesuai dengan salah satu Motto kota ini, Kota Cerdas. Lengkapnya Cemore, Cerdas, Modren dan Religius). Wajar saja jika para orangtua dan anaknya mendambakan bisa bersekolah di Fasilitas Pendidikan ini.

Yang merisaukan bagi mereka ada rasa ketakutan anaknya tidak diterima. Sebab ada isu, Jalur Zonasi ini mengacu kepada Kecamatan, bukan mengacu kedekatan jarak tempat tinggal. Lantaran SMA Negeri 1 ini berada dalam wilayah Kecamatan Ciputat, tepatnya di Kelurahan Ciputat. Sementara ada beberapa diantara mereka secara administratif rumahnya dalam wilayah Kelurahan Kedaung di Kecamatan Pamulang, tapi masih dalam radius 500 meter dari keberadaan sekolah. Hanya melewati sungai kecil sedikit.

“Kalau pakai patokan kecamatan, repot juga saya, harus setiap hari mengeluarkan uang transportasi pulang pergi, belum lagi resiko keterlambatan. Mau beli motor, tambah jauh samasekali dalam kondisi pasca Covid ini”, kata Indah ibu rumah tangga penjualan gado-gado di jalan raya Tabanas Kedaung.

READ  TP PKK Muba Bantu Pasarkan Produk UMKM Warga Kawasan Pelosok

“Maka saya berharap anak saya dapat diterima di SMA Negeri 1 dekat ini”, katanya dengan memelas dan penuh harap.

“Saya dari awal waktu DOB ini berdiri protes tentang pembagian wilayah Kecamatan, karena terkesan agak lucu. Kecamatan Ciputat mencakup sampai ke kelurahan Sarua. Sementara Kedaung sangat berdekatan dengan Kecamatan Ciputat justeru tidak masuk “, kata H. Aidil Adha Tokoh Masyarakat suatu ketika. “Tapi karena merujuk patokannya sungai, iya itu adanya, mau apa lagi”, imbuhnya dengan ekspresi mengurut dada. (H. Azkar Badri).