Dengarkan Presiden Pidato Kenegaraan 2022, Bupati dan DPRD Muratara “Bangga dengan Capaian Indonesia”

COGANEWS.CO.ID | MURATARA – Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara bersama Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara mendengarkan Presiden RI Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-77 Republik Indonesia, di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (16/8/2022). Pidato disampaikan di depan Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) serta Sidang Bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara yang mengikuti secara daring bersama Forkopimda Muratara bersama DPRD di Ruang Rapat Paripurna, DPRD Kabupaten Muratara, bangga dengan capaian Indonesia yang disampaikan dalam pidato kenegaraan Jokowi tahun ini.

“Pidato beliau itu sebuah semangat optimisme sebagai anak bangsa, luar biasa,” Tegasnya.

READ  Untuk Peningkatan Kualitas kerja Wabup Muratara lantik 38 orang Pejabat di lingkungan Pemkab Muratara

Dalam pidato kenegaraan, Jokowi menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia tembus di level 5,44 persen pada kuartal II 2022.

Dari pidato Jokowi, Devi Suhartoni melihat Indonesia begitu mendapat pencapaian yang membanggakan. Bagaimana di situasi global saat ini mendapatkan pengakuan. Salah satunya penghargaan dari IRRI, karena Indonesia berhasil tiga tahun tidak impor beras.

“Tadi itu sebenarnya speech to the nation ya, menyampaikan kepada bangsa dan negara atas capaian-capaian yang selama ini dicapai oleh Presiden, membanggakan,” katanya.

Terlepas dari capaian yang disampaikan, Devi juga mengingat imbauan Jokowi tentang beberapa pekerjaan rumah. Yakni situasi yang masih akan menghadapi goncangan keras.

“Maka kita mesti siap-siap. Khususnya energi, pangan dan SDM-ya mesti disiapkan jauh lebih presisi lagi, lebih keras lagi, lebih banyak, dan lebih berkualitas lagi,” ujarnya.

READ  Gardu Induk Muratara akan Selesai Pada Januari 2026.

Lanjut Bupati Devi juga merupakan Kader Idealis PDI Perjuangan mengatakan, dalam pidato kenegaraannya, Presiden juga tidak melupakan sejumlah isu yang masih terjadi di Indonesia. Baik isu lingkungan, perempuan, hingga anak.

“Karena kita mesti menjemput masa depan dengan tantangan yang lebih rumit, tadi itu pesan-pesan yang menurut saya bagus, dengan peringatan-peringatan pada kelengkapan isu yang ada,” Ujarnya. (AJR)