Kades di Muratara Bantah Adanya Pungutan Biaya Pelantikan

Coga Daerah440 Dilihat

COGANEWS.CO.ID | MURATARA,– Pelantikan 50 Kepala Desa terpilih Se-Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) diduga DPMD-P3A bebankan biaya pelantikan kepala kepada Kades terpilih, yang diterbitkan oleh media online jurnalsumatra.com . pada Kamis (27/10/2022), dibantah keras oleh Kades Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu, Suharto ” Apa yang diberitakan itu hoak (tidak Benar) khusus saya pribadi Kades Lubuk Kemang terpilih tidak ada pemaksaan dari pihak DPMD-P3A Muratara soal uang biaya pelantikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa selaku kades terpilih desa lubuk Kemang mengecam keras atas pemberitaan yang beredar tersebut, tidak ada dasar sedikitpun bahwa kami dipungut biaya pada saat pelantikan.

“Nah, ini hanya mencorengkan nama kami selaku Kades serta pihak DPMD-P3A Muratara, karena tidak ada bukti sedikitpun soal tuduhan tersebut,” tegas Suharto, kepada media online ini, Senin (31/10).

READ  Wabup Muba Hadiri Penyerahan LHP BPK, Tegaskan Komitmen Benahi Kinerja PDAM Tirta Randik

Sementara itu, Kepala Dinas PMD-P3A Kabupaten Muratara, Hj. Gusti Rohmani mengatakan soal adanya pemungutan biaya pada saat pelantikan Kades beberapa Minggu yang lalu. “Itu tidak benar,” tegas Gusti Rohmani.

Dilanjutnya, mungkin ada biaya foto grafer itupun juga Kades langsung berurusan atau pembayarannya juga langsung kepihak foto grafer, bukan pihak kita yang mengkoordinir Soal pembayarannya. ” Siapa yang ngomong soal ada pemungutan, silahkan bawah ketempat saya,” pungkasnya.

Terpisah Afrizal Kepala Desa Jadi Mulya Kecamatan Nibung juga angkat bicara terkait hal tersebut yang di diduga oleh salah media online itu tidak benar saya secara pribadi tidak pernah memberi uang yang di maksud. Tegas Afrizal.

READ  Apriyadi Buka Pintu Rumdin Bupati untuk Fasilitasi Lomba HUT RI

” Sangat kami sayangkan , sebaiknya kalau ada kades yang mengatakan hal tersebut dijelaskan siapa oknumnya jangan asal tuduh, apalagi mengaitkan kami kepala Desa yang di Lantik kemarin sekali lagi kami bantah itu tidak benar, kalau biaya fotografer itu memang ada tetapi kami bayar dengan fotografer itu sendiri secara langsung tidak ada kaitanya dengan DPMD ” . Tegasnya. (AJR)