Tremendous Job! Mahkota G20 Indonesia: Kearifan Lokal dan Silaturahmi Energi (Sinergi) Dunia

Coga News212 Dilihat

Oleh : Dandi Nazor, SE (CEO Sinergi Istitute, Peserta Y20, T20-G20 Indonesia)

Coganews.co.id | Palembang – Tremendous Job! Begitulah apresiasi objektif dari Presiden Joe Biden, pemimpin negeri adidaya USA kepada Presiden Jokowi serta segenap dukungan dan doa bangsa Indonesia atas penyelenggaraan G20 di pulau terindah dunia, Bali, 15-16 Nopember 2022.

Acara megah yang berisi para bintang dengan balutan forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU) dengan merepresentasikan lebih dari 60% populasi bumi, 75% perdagangan global, dan 80% PDB dunia tetap bernafaskan kearifan lokal bangsa dengan tema besar Recover Together, Recover Stronger ini berpusat di Hotel Apurva Kempinski, Kabupaten Badung,Bali.

Pemilik hotel Kempinski sekaligus bos Wings Group, William Katuari bersama tim dalam pembangunan melibatkan secara ‘togetherness‘ para pengrajin terkemuka Indonesia untuk mempromosikan keragaman dan warisan nusantara. Hal ini, bersama dengan reputasi Kempinski sebagai salah satu jaringan hotel internasional terkemuka, meyakinkan dunia untuk menawarkan kemewahan dalam konteks budaya Indonesia akan terwujud.

Bahkan ‘para ikon’ negara-negara dunia di G20 dijamu makan siang di Bamboo Dome, eksotis dan jelas sekali bahwa tumbuhan bambu ini sangat dekat dengan rakyat Indonesia dimana pun, bambu mudanya yakni bisa dikonsumsi setelah tua penuh manfaat pula terutama dalam pembangunan gedung dan rumah salahsatunya. Selanjutnya jamuan makan malam digelar di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) dengan para Pemimpin dunia ini mengenakan busana kain Ende batik khas Indonesia dengan beragam warnanya yang fashionable.

Diplomasi budaya ini disutradarai oleh sang Maestro nya Asian Games Wishnutama ‘bersama-sama’ tim support system lainnya dengan menampilkan tari Kecak Bali, goyangan dangdut yang satu-satunya ada di Indonesia serta pertunjukan seni dan budaya dari berbagai penjuru Indonesia, sehingga banyak para tetamu dunia terpukau bahkan menggelengkan kepala.

READ  Grand Opening Toko Aulia Cosmetic Palembang

Tak sampai disana, menu dalam welcoming dinner tersebut berasal dari tanah bumi Ibu Pertiwi ada Rendang Padang, perkedel jagung daging rajungan Manado, dan asparagus dalam saus kunyit Bali serta menikmati coklat mousse Aceh, nasi tuille, beras ketan hitam dengan kelapa parut, dan coulis mangga. Sajian-sajian tersebut menunjukkan betapa keragaman potensi kuliner yang dimiliki di Indonesia #LemakNian.

G20 bagi Indonesia, tentunya tidak hanya dianggap sebagai forum elite saja, tetapi ada nilai mendalam tentang makna ‘together’ secara dahsyat, semuanya bisa merasakan suasana kebatinan nya, sehingga semua pihak baik itu pelaku wisata, budayawan, seniman, pelaku kuliner, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), jurnalis, blogger, youtuber, praktisi, akademisi, volunteer kepemudaan, Selebgram dan masyarakat secara keseluruhan.

Semua alunan irama working and engagement groups ini berkiblat akan Recover Together, Recover Stronger, dimana ini menggambarkan situasi sulit akibat pandemi Covid-19. Innama’al usri Yusra, di balik kesulitan itu, juga terdapat peluang kuat untuk tumbuh lebih kuat dan tetap optimistis. Penampilan budaya khas Indonesia itu juga mengingatkan semua pihak untuk mulai berpegangan tangan bersama, hidup rukun dalam keberagaman dan keberagamaan, serta menyebarkan kebahagiaan. Tanpa ini semua, mustahil kita bisa mencapai titik tertinggi pencapaian pembangunan apapun, It’s Time together be better get love local wisdom forever!

READ  Plt Bupati Beni Hernedi : Mari Jadikan Alquran Panduan Perjalanan Hidup

Kita juga menekankan ekonomi digital adalah kunci masa depan ekonomi sebagai pilar kemandirian sekaligus ketahanan pangan di masa pandemi, menyumbang 15,5 persen PDB global, dan membuka peluang masyarakat kecil menjadi bagian penting dari rantai pasok global.

Para Pemimpin dunia juga l membahas pentingnya digital innovation networking lalu menjadi literasi digital agar dapat berpartisipasi dalam ekonomi masa depan.

Presiden RI Jokowi menegaskan juga bahwa semua negara harus ‘bekerja sama’ ber-silaturahmi energi (sinergi) untuk memastikan manfaat digital dapat dirasakan secara merata, pandemic fund dan deklarasi Bali bisa langsung berdampak bagi dunia saat ini, infrastuktur kesehatan terus ditingkatkan hingga harapan energi hijau terbarukan menjadi life style kebutuhan masyarakat dunia sehingga mampu bersahabat dengan alam secara berkelanjutan.

(Danaz)