Coganews.co.id | SEKAYU – Kerusakan jalan Simpang Beruge menuju Desa Macang Sakti Kecamatan Sanga Desa yang terjadi akibat tingginya intensitas hujan dan operasional angkutan batu bara oleh perusahaan disana, menjadi perhatian penting bagi Pemkab Musi Banyuasin (Muba), pasalnya mengganggu aktifitas masyarakat yang melalui jalan tersebut.
“Kami mengingatkan agar sejumlah Perusahaan Besar Swasta yang beroperasi melewati jalan tersebut, untuk bersama-sama berkomitmen membantu perbaikan kerusakan jalan terutama di Desa Macang Sakti Kecamatan Sanga Desa,”ujar Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Muba H Musni Wijaya SSos MSi saat pimpin Rapat Forum Lalu Lintas Terkait Evaluasi Operasional Angkutan Batu Bara dan Perbaikan Kerusakan Jalan di Desa Macang Sakti, bertempat di Ruang Rapat Randik, Rabu (14/12/2022).
Dikatakan Sekda, pertemuan ini supaya mengingatkan dan dalam rangka menjawab keluhan masyarakat Desa Macang Sakti terkait kerusakan beberapa titik ruas jalan. “Saya ingin mendengarkan komitmen dari kita semua apakah punya niat yang sama untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut,”ujar Musni.

Musni juga menyebutkan, bahwa sesuai dengan intruksi Pj Bupati agar para perusahaan batu bara yang beroperasi di wilayah Desa Macang Sakti untuk dapat saling berkoordinasi bersama pemerintah, mencarikan solusi terbaik agar jalan yang dilintasi tetap baik, dan memperhatikan masyarakat setempat.
“Jangan rapat ini hanya sekedar formalitas saja, kalau memang tidak ada solusi dari pihak perushaan, selalu mengelak dan saling lempar kesalahan maka kami Pemkab Muba akan tindak tegas, jangan sampai masyarakat melakukan perbuatan anarkis, oleh karena itu untuk menghindarinya, mari kita kembali lagi pada komitmen kita bersama,”pungkasnya.
Sementara itu dari PT Batu Bara Mandiri, Nasruddin mengungkapkan, kerusakan jalan di simpang Bruge – Desa Macang Sakti diakibatkan karena intensitas hujan yang cukup tinggi. Selain itu juga, selama ini bukan hanya kendaraan angkutan batu bara saja yang melewati jalan tersebut, namun ada juga angkutan truk muatan kayu dan minyak yang volume kendaraannya cukup besar.

Menurut penjelasan pihak PT Astaka Dodo, Heri bahwa pihaknya sudah sering mengambil langkah cepat dengan melakukan perbaikan jalan di simpang Bruge – Desa Macang Sakti. Karena memang kondisi jalan yang ketika hujan turun mengalami kerusakan parah.
“Kami bersama pihak perusahaan batu bara lainnya yang beroperasi di daerah Desa Macang Sakti akan siap bersama-sama untuk koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa, berkomitmen untuk memperbaiki jalan yang rusak tersebut. Selain itu juga perusahaan kami sudah punya rencana di tahun 2023 untuk membuka akses jalan yang baru, sehingga tidak mengganggu akses jalan masyarakat disana,”ucap Heri. (Rill)









