Angka Pengangguran Muratara Turun Drastis.

COGANEWS.CO.ID| MURATARA – Keberhasilan dan bukti nyata yang di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mampu menurunkan angka pengganguran yang tersignifikasikan.

Ari Budi Setyawan,S.Si.,M.E Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Muratara mengatakan, angka pengangguran di Kabupaten Musi Rawas Utara menurun sejak 2020. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tahun 2020 angka pengangguran mencapai 6,88 persen dari jumlah Penduduk Usia Kerja dan tahun 2021 mengalami sedikit penurunan menjadi 6,72 persen. “Betul data di BPS sesuai, tapi tahun 2022 ini mengalami penurunan yang signifikan menjadi 5,29 persen. Nah tahun 2023 juga kita berupaya untuk terus menstabilkan angka pengangguran, supaya terus berkurang lah,” katanya. Tingginya angka pengangguran pada 2020 merupakan dampak dari Pandemi Covid-19. Saat itu, banyak orang di-PHK atau dirumahkan.

READ  Grand Opening Satwagia She Wee Pet Care Layanan Kesehatan Hewan Terlengkap Palembang

Tingginya angka pengangguran pada 2020 merupakan dampak dari Pandemi Covid-19. Saat itu, banyak orang di-PHK atau dirumahkan. Pandemi Covid-19 sangat memukul proses dan upaya Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menekan angka pengangguran. “Jelas, karena banyak yang di rumahkan juga mengalami PHK, kita tahu sendiri,” terangnya. Untuk mengantisipasi angka pengangguran terus naik, pihaknya mengaku memiliki tiga program yang juga merupakan program dari Bupati Musi Rawas Utara, H.Devi Suhartoni.

Kalau bicara program banyak, Sekretaris Bappeda Musi Rawas Utara mencanangkan beberapa program seperti adanya pengguliran dana juga program guru mengaji dengan intensifnya, bantuan ternak kambing melalui Alokasi dana desa dan APBD,” jelas dia. Selain itu, peningkatan Investasi, peningkatan skill atau keterampilan seperti pelatihan dan bimtek keahlian, bantuan peralatan untuk berusaha serta kondusifitas perusahaan terus diupayakan agar angka pengangguran tak meningkat. “Ya itu tadi yang tiga hal, Investasi itu bentuk upaya mengurangi pengangguran, Kondusifitas itu bagaimana agar pemerintah dan perusahaan bisa saling berkomunikasi dan menemukan solusi agar tidak terjadi PHK besar-besaran, kemudian terakhir tetap keterampilan dan bantuan peralatan untuk berusaha, ini akan menunjang menguranginya angka pengangguran,” jelas dia.

READ  Peringatan Hari NTDs Sedunia, Kabupaten Muba Raih Sertifikat Bebas Frambusia

Salah satu bentuk nyata mengurangi angka pengangguran yaitu menekan perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Musi Rawas Utara untuk merekrut dan mempekerjakan pekerja lokal sesuai dengan pendidikan dan kompetensinya. dengan banyaknya pekerja lokal yang direkrut maka angka pengangguran di Kabupaten Musi Rawas Utara dapat berkurang.(AJR)