Coganews.co.id. Jakarta – Kepedulian masyarakat asal Musirawas Utara (Muratara) Jabodetabek yang tergabung dalam organisasi paguyuban Ikatan Keluarga Musirawas Utara (Ikamuratara Pusat) terhadap daerah asalnya, dalam waktu dekat setelah Hari Raya Idul Fitri 1445H akan mengadakan Seminar Nasional tentang Konsepsi Pembangunan Muratara Ke Depan Dalam Penanggulangan Kemiskinan. Kepanitiaannya telah terbentuk, Ketua Abdurrahman Jemat akademisi senior dari Universitas Esa Unggul Jakarta, dengan Sekretaris David Fajrokollah aktifis automotif tingkat nasional.
Kemarin, 5/03/2023 bertempat di sebuah rumah makan di bilangan Selatan Jakarta mengadakan rapat kedua kali. Rapat yang dihadiri H. Eddy Sjafuan tokoh nasional yang masih berkiprah di Gedung Juang 45 sebagai Ketua Dewan Harian 45 Pusat, yang tetap antusias jika bicara tentang kebangsaan dan kedaerahannya. Pak Eddy , panggilan akrabnya, siap untuk memetakan kesejarahan Muratara untuk direfleksikan dalam kekinian buat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Muratara Ke Depan.
Tokoh ini, sangat berharap seminar dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga menelorkan sebuah konsepsi Pembangunan Muratara Ke depan mencapai masyarakat sejahtera.
Menurut Abdurrahman, ketua pelaksana seminar. Dalam seminar ini, agar lebih paripurna secara konseptual. Maka akan diadakan selama dua hari. Tokoh pembicara yang tampil, dari Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Desa Tertinggal, dan dari Pemda Provinsi Sumatera Selatan, Pemda Muratara serta akademisi dan pegiat sosial.
“Tempat pelaksanaan sudah bisa dipastikan di Gedung Juang 45 Jakarta Pusat. Selain tempat ini sangat strategis mudah diakses, yang lebih penting lagi gedung mempunyai sejarah dalam sejarah bangsa. Khusus juga, sejarah terbentuknya Kabupaten Musirawas Utara, karena ketika perjuangan pemekaran, gedung ini sering dipakai rapat oleh Presidium Pemekaran Muratara Cabang Jakarta, dalam menyusunkan strategi melobi DPR RI dan Kemendagri ketika “, kata Abdurrahman yang tak mau melupakan sejarah.
“Sudah ada beberapa calon narasumber sudah terhubung. Mereka sudah menyatakan kesiapannya”, kata David dalam rapat.
(H. Azkar Badri)








