COGANEWS.CO.ID |MURATARA – Miliki 4 Kriteria Penilaian, Desa Bumi Makmur Ikuti Lomba BBGRM Tingkat Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Desa Bumi Makmur Kecamatan Nibung ini memiliki 4 kriteria, yang menjadi fokus penilaian dalam Lomba Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Kabupaten Muratara Kriteria yang dimaksud adalah kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya dan lingkungan hidup.
Dari aspek kemasyarakatan, desa itu mengedepankan jiwa gotong royong dan memunculkan jiwa korsa dan kebersamaan. Di desa tersebut telah terbentuk inkubator ekonomi kreatif (ekraf).
Menurut Mugo Hartono Camat Nibung perlu support dalam memberdayakan ekraf lokal ini menjadi merchandise, sehingga kehidupan perekonomian masyarakat setempat akan bangkit. Kemudian untuk aspek sosial budaya, telah terbentuk pengajian yang sudah berjalan sekian tahun.

“Kerjasama antar desa juga sudah berjalan, salah satunya membuat drainase ketahanan pangan dengan Pengadaan bibit Sapi serta Kandangnya. Keypoint dalam lomba ini adalah gotongroyong, dan saya menilai Desa Bumi Makmur telah mengangkat gotongroyong menjadi sebuah budaya. Ini menjadi kekuatan untuk mensinergikan program-program desa,” ujarnya.
di sela acara BBGRM Tingkat Kabupaten Muratara di Balai Desa Bumi Makmur Kecamatan Nibung Senin (19/6/2023).
Sementara dari aspek lingkungan hidup, lanjut Mugo, Desa Bumi Makmur punya ketergantungan tinggi terhadap hutan. Warga setempat bisa menghidupi diri sendiri dengan resource atau potensi lokal yang ada di desanya.
Komoditas pertanian. Potensi pariwisatanya pun ada. Ia pun menilai, cukup wajar jika Desa Bumi Makmur menjadi juara, karena memiliki keempat kriteria yang dibutuhkan, Katanya
Sulaini Kepala Bumi Makmur mengatakan Di Bumi Makmur ini, ada beberapa potensi wisata Embung Desa, Telaga Biru, serta kuliner lokal Sebenarnya semua tempat bisa menjadi destinasi.

Sulaini berharap apa yang ada di Desa Bumi Makmur bisa di Amati Tiru dan Modifikasi (ATM) kan di desa lain. Selain memiliki fasilitas yang lengkap, masyarakatnya juga selalu tersenyum. Dan menurutnya, senyum merupakan salah satu filosofi gotong royong.
Kepala DPMD-P3A Hj.Gusti Rohmani melalui Ranti Mawarni.SH., ME sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Usaha Ekonomi Sosbud dan TTG pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan P3A. Assessment lapangan merupakan proses yang cukup panjang. Pihaknya sudah dilakukan sejak tadi pagi bahkan sudah di monitoring jauh-jauh hari
“Saat ini kami lakukan kunjungan lapangan dan wawancara beberapa potensi dari unsur masyarakat. Kami perlu konfirmasi dan pembuktian, karena dari laporan yang kami terima, desa ini mempunyai nilai lebih. Kami coba pastikan bahwa memang yang disampaikan di laporan itu merupakan keberhasilan,” Terang Ranti
Pihaknya ingin mengambil satu inovasi bentuk upaya atau aktivitas yang berbasis gotong royong. Gotong royong merupakan nilai budaya yang sudah ada sejak dahulu, namun memang tersisa sedikit di masyarakat.
“Untuk itu kegiatan BBGRM ini tetap coba kita lakukan. Ada 4 Desa dari 4 Kecamatan yang ikut serta, yaitu Desa Terusan kecamatan Karang Jaya, Desa Bumi Makmur dari Kecamatan Nibung, Desa Noman dari Kecamatan Rupit dan Desa Sungai Jauh dari Kecamatan Rawas Ulu. Mudah-mudahan apa yang dilaporkan kepada kami bisa dibuktikan dan Desa Bumi Makmur bisa menjadi juara. Tentu ini perlu waktu, ada proses analisis dan perbandingan dari Desa lain juga,” pungkas Ranti. (AAN)









