Diduga Gunakan Ijazah Palsu PGCG Minta Segera Tangkap Oknum Kades Remban, Kades Membantah

COGANEWS.CO.ID | MURATARA – Aksi damai oleh Gabungan Mahasiswa,Pemuda,dan Masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Gerakan Cendana Grup (PGCG) di depan Mapolres Muratara hari ini Rabu (12/06/2024)

Aksi ini lantaran adanya dugaan pemalsuan ijazah SMP yang dilakukan oleh oknum kepala desa remban.

koordinator PGCG Qidfirull Hibbilah menyampaikan bahwa ia sangat menyesalkan apa yang sudah dilakukan oleh seorang yang berinisial R melakukan hal-hal seperti pemalsuan dokumen demi melancarkan karirnya sebagai kepala desa.

Maka dari itu kami dari PGCG meminta dan mendesak bapak kapolres muratara untuk mengatensi perkara dugaan pemalsuan ini dan mendesak bapak kapolres untuk segera memanggil pihak-pihak terkait guna untuk memberi klarifikasi dan pembuktian daripada pokok perkara ini.

READ  Lewat Electrifying Marine, PLN Bantu Nelayan Bangka Belitung Pangkas Biaya Operasional Melaut

Dan apabila segala unsur sudah terpenuh dalam aspek hukum kami segera meminta pihak polres muratara segera menetapkan oknum kepala desa remban tersebut sebagai tersangka.

Dan terakhir apabila pihak polres muratara terkesan lambat dan berteleh-teleh dalam perkara ini maka dapat pastikan kami Perkumpulan Gerakan Cendana Grup akan melakukan aksi lanjutan dan melaporkan perkara ini di Polda Sumatera Selatan.

Dikutip dari angkatberita.id bahwa Kades Desa Remban membantah atas dugaan Pemalsuan ijazah,

Kalau untuk ini, perlu saya sampaikan bahwa saya punya sekolah,dan yang mengeluarkan ijazah itu pihak sekolah yang akan bertanggung jawab terhadap ijaza itu pihak sekolah,”Ujar Kepala Desa Remban Ruslan.

Saat ditanya tentang ijazah palsu atau ijazah asli Kades menyebut kalau untuk membuktikan tentang asli atau palsu terhadap ijazah yang dimilikinya bukan kewenangan dirinya melainkan pihak sekolah yang membuktikan sedangkan tempat pendidikan ia belajar adalah pendidikan Formal.

READ  PGCG Minta Kapolda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Ijazah Palsu Oknum Kades

Kalau mau tahu asli atau tidaknya ijaza saya silakan tanya langsung ke pihak sekolah,Karna pihak sekolah yang berwenang untuk bisa membuktikannya, Ujar Kades.

Kades juga menyebut,kalau sekolah tempat ia belajar hingga mendapat ijazah SMP tersebut yakni Yayasan Pendidikan Nusa Indah yang beralamat di Kota Lubuklinggau.

Yayasan Nusa Indah Lubuklinggau sudah ribuan mengeluarkan ijazah tingkat SMP,jadi kalau ijazah saya bermasalah semuanya saya yakin bermasalah,” Ungkap nya ke angkatberita.id. (AAN)