Coganews.co.id I Tangsel. Kali ini Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pataka ikut menyoroti persoalan Pembuangan Sampah yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Selatan (Tangsel).
Menurut M. Novri Azwar dari LSM Pataka, persoalan Pembuangan Sampah Dari kota-kota besar sering menjadi persoalan, lantaran diantaranya tidak ada Tempat Pembuangan Sampah yang dikelola secara modern. “Padahal dana proyek ini cukup besar. Konon Tangsel mengalokasikan dana sampai 77 milyar rupiah”, kata Novri, 22/11/2024. “Dana setiap tahun penganggarannya cukup besar. Kenapa tidak membuat atau mesin modern pengelolaan sampah”, katanya. “Termasuk alat pengangkutnya”, tambah Novri.
“Untuk kasus Sampah Dari Tangsel dibuang ke Kabupaten Tangerang, tanpa persetujuan atau kesepakatan kedua belah pihak. Ini secara resmi telah ditutup oleh PJ Bupati dan Sekda karena protes masyarakat setempat, desa Gintung Kecamatan Sukadiri”, katanya.
“Tapi dua Minggu kemudian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel kucing-kucingan membuang sampah lagi ke Jatiwaringin, namun lewat belakang “, katanya mengungkapkan perilaku culas ini.
“Sebelumnya lagi, dibuang ke Terowongan dekat Kopasus Serang”, katanya sedikit menggambarkan tempat pembuangan dimana-mana.
“Kalau kita lihat Dinas LH Tangsel betul-betul berani melanggar perundang-undangan yang berlaku “, paparnya.
Menurutnya, dari pihak pemenang tender, PT. Ela sendiri tidak sesuai persyaratan. Tidak mempunyai Pool Alat Berat. Tidak mempunyai alat angkut atau Truk peredam, berdinding dan berlapis besi biar sefti. Tidak mempunyai pengaman air limbah (Tanki) agar air kotor bau tak sedap tidak berceceran sepanjang jalan dan setiap malam.
Proyek yang sudah digelembungkan dengan angka yang cukup besar ini dan pembuangannya terkesan sporadis ini, berpotensi korupsi dalam jumlah besar oleh Kepala Dinas LH Wahyunoto Lukman dan pelaksana pekerjaan. “Bisa mencapai 50 % dari total nilai pekerjaan”, katanya.
“Kasus ini sudah ada teman dari LSM lain melaporkannya ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Kita lihat aja hasilnya dan juga akan kita dorong lagi”, katanya mengakhiri.
(Ari)








