MURATARA – Menyikapi kondisi sosial yang kian memanas akibat permasalahan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), pegiat demokrasi Robi Maulidi, sekaligus tokoh pemuda Muratara mendesak Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) untuk segera menggelar Forum Group Discussion (FGD). Langkah ini dinilai sebagai upaya paling cepat dan efektif untuk mencari solusi bersama sebelum terjadi konflik yang lebih besar di tengah masyarakat.
Robi Maulidi mengungkapkan bahwa keresahan masyarakat terhadap aktivitas PETI sudah mencapai titik kritis. Tanpa adanya ruang dialog yang difasilitasi oleh pemerintah, potensi gesekan antarkelompok masyarakat akan semakin tinggi.
“Situasi di masyarakat sekarang sudah sangat memanas. Kita tidak bisa berdiam diri. Pemerintah harus mengambil peran proaktif sebagai mediator,” ujar Robi dalam rilisnya. “FGD adalah jalan terbaik untuk mempertemukan semua pihak terkait, mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat, aktivis lingkungan, hingga perwakilan masyarakat yang terdampak, agar kita bisa duduk bersama mencari solusi yang adil dan menyeluruh.”
Ia menambahkan bahwa FGD dapat menjadi wadah untuk menginventarisasi akar masalah, dampak sosial-ekonomi, serta dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas PETI. Hasil dari diskusi ini diharapkan dapat menjadi landasan kuat bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang berkelanjutan dan berpihak kepada kepentingan masyarakat banyak.
Robi Maulidi berharap Pemerintah Kabupaten Muratara dapat merespons desakan ini secepatnya dengan mengutamakan keselamatan dan ketenangan masyarakat sebagai prioritas utama.












