COGANEWS.co.id , PALEMBANG –MURATARA – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terus memperkuat sinergi dengan sektor perbankan sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kolaborasi tersebut terjalin bersama Bank Sumsel Babel Cabang Muara Rupit yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
Wakil Bupati Muratara, H. Junius Wahyudi, ST., M.Si., menyampaikan bahwa keberadaan Bank Sumsel Babel memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel, sekaligus memperluas akses layanan perbankan bagi masyarakat hingga ke tingkat desa.
“Kami mengapresiasi kontribusi Bank Sumsel Babel yang tidak hanya memberikan layanan perbankan, tetapi juga turut mendukung pengembangan UMKM, digitalisasi transaksi keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sinergi ini menjadi bagian penting dalam mempercepat pembangunan di Muratara,” ujar Wakil Bupati.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Muratara berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama strategis dengan perbankan daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat stabilitas ekonomi lokal.
Sementara itu, Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Muara Rupit, Muhammad Effendy, menegaskan pihaknya siap mendukung berbagai program pemerintah daerah, termasuk optimalisasi transaksi non-tunai dan perluasan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang inovatif dan terpercaya, serta mendukung penuh program pembangunan daerah. Bank Sumsel Babel akan terus memperkuat transformasi digital dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat,” ungkap Muhammad Effendy.
Di sisi lain, secara korporasi, PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) mencatatkan kinerja keuangan yang positif pada Tahun Buku 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan, perseroan menetapkan pembagian dividen sebesar Rp302,9 miliar dari total laba bersih yang mencapai Rp504,9 miliar, meningkat dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp475,8 miliar.

Manajemen perseroan menyampaikan bahwa peningkatan laba bersih menjadi Rp504.999.167.447 mencerminkan pertumbuhan usaha yang solid dan meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap bank pembangunan daerah tersebut.
Dari sisi kesehatan keuangan, sejumlah rasio utama menunjukkan kondisi yang tetap kuat dan sesuai ketentuan regulator. Capital Adequacy Ratio (KPMM) tercatat sebesar 23,68 persen, Non-Performing Loan (NPL) net sebesar 0,72 persen, serta Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 84,32 persen.
Sementara itu, indikator profitabilitas menunjukkan Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,38 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 10,55 persen, yang menggambarkan kinerja operasional dan efisiensi pengelolaan modal yang baik.
Atas capaian tersebut, Bank Sumsel Babel juga memperoleh peringkat idA+/Stable (Single A Plus; Stable Outlook) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk periode 1 Oktober 2025 hingga 1 Oktober 2026. Peringkat ini mencerminkan kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang dengan tingkat risiko relatif rendah dalam jangka menengah.
Selain fokus pada kinerja finansial, Bank Sumsel Babel juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan, di antaranya Program Pasar Murah di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung guna membantu pengendalian inflasi, serta Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Manajemen menyatakan bahwa pembagian dividen merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham, sekaligus menjaga keberlanjutan usaha dan memperkuat peran sebagai mitra strategis pembangunan ekonomi daerah.
Dengan sinergi yang terus terjalin antara Pemerintah Kabupaten Muratara dan Bank Sumsel Babel, diharapkan kolaborasi ini mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta memperkokoh fondasi pembangunan daerah secara berkelanjutan. (Aan)









