Coganews.co.id- Palembang, 4 Mei 2026 – Upaya penanganan banjir di Kota Palembang memasuki babak baru. Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) menggelar rapat koordinasi (rakor) strategis yang dipimpin langsung Gubernur Sumsel, Herman Deru, Senin (4/5/2026) di Pemprov Sumsel.

Rakor tersebut turut dihadiri Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Wakil Wali Kota Prima Salam, Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta sejumlah pemangku kepentingan lintas sektor.
Langkah ini menandai penguatan koordinasi lintas kewenangan dalam menangani persoalan banjir yang selama ini kerap terkendala birokrasi dan fragmentasi tanggung jawab.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan rakor yang dinilai langsung menyentuh aspek teknis dan eksekusi di lapangan.
“Alhamdulillah, rakor ini dipimpin langsung oleh Bapak Gubernur bersama Wakil Gubernur dan seluruh stakeholder terkait. Pembahasan berlangsung detail dan tidak terjebak pada hal-hal normatif,” ujar Ratu Dewa.
Menurutnya, setiap persoalan yang dibahas langsung diikuti dengan skema penyelesaian yang jelas sesuai kewenangan masing-masing instansi.
“Begitu ada masalah, langsung ditentukan langkah eksekusinya. Ini penting, karena selama ini sering kali terkendala koordinasi antar kewenangan,” tambahnya.
Dalam rakor tersebut, tidak hanya persoalan genangan air yang dibahas, tetapi juga isu infrastruktur pendukung seperti perbaikan jalan serta penataan fasilitas publik, termasuk jam ikonik di Jembatan Ampera.
Lebih lanjut, Ratu Dewa mengungkapkan bahwa telah dibentuk satuan tugas (satgas) terpadu yang melibatkan unsur pemerintah kota dan provinsi, lengkap dengan pembagian tugas yang rinci hingga tingkat operasional.
“Satgas sudah dibagi secara detail, mulai dari peran provinsi hingga kota, termasuk siapa berbuat apa di lapangan,” jelasnya.








