PLN UID S2JB Percepat Elektrifikasi Desa, Survei Rencana PLTS Komunal di 12 Desa Sumsel

 

Coganews.co.id – Palembang, 8 September 2026* — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) mempercepat upaya pemerataan akses listrik di wilayah terpencil Sumatera Selatan melalui penyiapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal.

Sebagai bagian dari tahapan perencanaan, PLN UID S2JB bersama pemerintah daerah dan PLN Enjiniring melakukan survei terhadap 12 desa untuk memetakan kondisi eksisting, kebutuhan listrik, kesiapan lahan, akses transportasi, hingga titik rencana pembangunan PLTS Komunal.

 

General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, mengatakan survei lapangan menjadi tahapan penting untuk memastikan solusi kelistrikan yang dibangun sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah.

 

“Setiap wilayah memiliki tantangan yang berbeda. Karena itu, kami memastikan perencanaan dilakukan berdasarkan kondisi riil di lapangan, sehingga infrastruktur yang dibangun nantinya tepat guna, andal, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” kata Diksi.

 

Dari 12 desa tersebut, 11 desa diantaranya berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir dan satu desa di Kabupaten Banyuasin, dengan total 14 titik rencana PLTS Komunal dan potensi menjangkau sekitar 7.737 kepala keluarga.

 

READ  PT Musi Mitra Jaya Siap Membantu Memelihara Jalan Dari Desa Pangkalan Bulian menuju Desa Sako Suban

Sebagian besar lokasi berada di kawasan pesisir dengan akses yang terbatas. Sejumlah desa hanya dapat dijangkau melalui transportasi air dan berjarak puluhan kilometer dari jaringan listrik eksisting. Di Kecamatan Tulung Selapan, misalnya, Desa Simpang Tiga Makmur dan Simpang Tiga Jaya berjarak sekitar 75 kilometer dari jaringan terdekat, sementara Kuala Dua Belas sekitar 60 kilometer dan Simpang Tiga Abadi sekitar 50 kilometer.

 

Kondisi geografis tersebut membuat PLTS Komunal menjadi salah satu alternatif untuk menghadirkan listrik tanpa sepenuhnya bergantung pada perluasan jaringan konvensional.

 

“PLN tidak ingin kondisi geografis menjadi penghalang masyarakat memperoleh listrik. Untuk wilayah pesisir dan isolated, kami menyiapkan pendekatan yang paling efektif dengan tetap mempertimbangkan aspek teknis, lingkungan, keselamatan, dan keberlanjutan,” ujar Diksi.

 

PLN UID S2JB juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam penyelesaian kesiapan lahan dan perizinan. PLN berharap kolaborasi tersebut dapat mempercepat hadirnya infrastruktur kelistrikan bagi masyarakat yang selama ini berada jauh dari jaringan eksisting.

 

“Target kami bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi menghadirkan listrik yang benar-benar dapat mendorong pendidikan, pelayanan publik, kegiatan ekonomi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa,” jelas Diksi.

READ  Jelang Arus Balik, GM PLN UID S2JB Pastikan SPKLU Andal

 

Sementara itu, Wakil Bupati OKI Supriyanto mengatakan, perluasan akses listrik merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan hingga wilayah pesisir. Ia mengatakan, pemerintah daerah juga akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, PLN, dan pemerintah desa.

 

“Pemerintah daerah akan memastikan dukungan yang menjadi kewenangan kami, termasuk kesiapan lahan hibah di desa penerima. Kami ingin program ini benar-benar sampai kepada masyarakat dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” pungkasnya.

 

*Narahubung*

Iwan Arissetyadhi

Manager Komunikasi & TJSL PLN UID S2JB

Tlp. 0711 358355, 358671, 358804, 358859

Facs. 0711 310376, 357440

 

*Sekilas Tentang PLN*

_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung tercapainya Net Zero Emissions (NZE), serta menghadirkan proses bisnis dengan SDM berkelas dunia._