*Iwan Ma’ruf Deklarasi Bakal Calon Ketua IMI Sumsel 2027-2031, Targetkan 5 Kejurnas dan Pembinaan Atlet

Coganews – PALEMBANG — Dharmawan atau yang lebih dikenal dengan nama Iwan Ma’ruf menyatakan kesiapannya maju sebagai bakal calon Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Selatan periode 2027-2031.

Pernyataan tersebut disampaikan Iwan dalam deklarasi yang berlangsung di Ocean Room Hotel Aston Palembang, Jalan Jenderal Basuki Rachmat No. 189, Talang Aman, Kecamatan Kemuning, Palembang, Jumat (25/9/2026).

Dalam pencalonannya, Iwan membawa sejumlah gagasan yang berfokus pada pembenahan organisasi, penguatan klub otomotif, peningkatan penyelenggaraan event, serta pembinaan atlet secara berkelanjutan di seluruh Sumatera Selatan.

Iwan menilai keberadaan klub menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun ekosistem olahraga otomotif. Karena itu, pembinaan terhadap klub di tingkat kabupaten dan kota perlu diperkuat agar dapat menjadi bagian dari proses pencarian dan pengembangan atlet potensial.

“Program ke depan itu memperbaiki kinerja yang selama ini mungkin akan kita tingkatkan. Terutama klub-klub dan event, itu harus kita bina betul-betul,” ujar Iwan Ma’ruf seusai deklarasi.

Menurut Iwan, pembinaan atlet juga harus dilakukan secara lebih luas dengan menjangkau potensi yang ada di berbagai daerah di Sumatera Selatan. Ia ingin IMI Sumsel tidak hanya berperan sebagai organisasi yang menaungi kegiatan otomotif, tetapi juga mampu membangun jalur pembinaan yang dapat mengantarkan pembalap daerah menuju kompetisi tingkat nasional.

“Pembinaan atlet yang akan kita rekrut di semua kabupaten kota. Kita ingin memotivasi mereka,” katanya.

Iwan Ma’ruf mengatakan keputusannya maju dalam kontestasi Ketua IMI Sumsel tidak terlepas dari perjalanan panjangnya di dunia otomotif. Ia mengaku telah terlibat dalam dunia drag race sejak 1988. Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan dirinya ingin mengambil peran lebih besar dalam pengembangan olahraga otomotif di Sumatera Selatan.

READ  Viralnya Pemukulan Dokter Koas, Perlakuan Tidak Adil Diterima LD Dan Keluarganya

“Saya orang otomotif. Saya bergelut di bidang drag race dari tahun 1988. Dari situlah mungkin jiwa atau motivasi saya keluar. Karena itulah saya terpanggil untuk lebih memajukan IMI Sumsel,” ungkapnya.

Pengalaman tersebut, kata Iwan, menjadi modal untuk memahami kebutuhan klub, komunitas, pembalap maupun penyelenggara event. Karena itu, apabila mendapat amanah memimpin IMI Sumsel, ia ingin penguatan ekosistem otomotif menjadi salah satu agenda utama organisasi.

Persoalan lain yang menjadi perhatian Iwan adalah penyelenggaraan event otomotif di Sumatera Selatan. Menurutnya, event memiliki fungsi penting sebagai ruang kompetisi sekaligus sarana untuk mengukur perkembangan dan kemampuan atlet.

Iwan bahkan menargetkan Sumatera Selatan dapat menjadi tuan rumah lebih banyak kejuaraan nasional.

“Semua event terutama itu harus kita bangkitkan. Selama ini mungkin agak kurang, ke depan harus kita tingkatkan. Paling tidak lima Kejurnas itu harus kita ambil untuk Sumsel,” tegasnya.

Ia menilai penyelenggaraan kejuaraan nasional tidak hanya memberikan manfaat bagi perkembangan olahraga otomotif, tetapi juga berpotensi menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata.

Dengan hadirnya peserta dan tim dari berbagai daerah, event otomotif berskala nasional dinilai dapat memberikan efek terhadap aktivitas masyarakat dan sektor pendukung lainnya.

“Kalau ada Kejurnas, orang-orang dari daerah lain datang. Itu meningkatkan pariwisata Sumsel,” jelas Iwan.

Mengenai agenda Musyawarah Daerah (Musda) IMI Sumsel, Iwan menyebut pelaksanaannya diperkirakan berlangsung pada Januari atau Februari 2027.

Ia mengatakan pembenahan organisasi nantinya akan dilakukan secara menyeluruh dengan tetap mempertahankan program yang dinilai telah berjalan baik.

“Semua prioritas. Yang kurang akan kita benahi, yang sudah bagus kita pertahankan,” ujarnya.

Sementara terkait klub atau pemegang hak suara yang tercatat dalam proses Musda, Iwan menyebut terdapat sekitar 19 yang masih menunggu proses dan keputusan dari Pengurus Pusat (PP) IMI.

READ  Bismillah, Sah! Wahyu Taufik Hidayat Nahkodai HPP Muratara PCI Jambi 2021-2022

“Untuk saat ini yang terdaftar di kita, tapi belum resmi, keputusannya masih di PP. Ada 19,” katanya.

Selain pembinaan organisasi dan atlet, pembangunan fasilitas olahraga otomotif menjadi salah satu perhatian yang disampaikan Iwan. Ia menilai Sumatera Selatan membutuhkan arena yang representatif untuk mendukung kegiatan pembinaan maupun penyelenggaraan kompetisi.

Salah satu konsep yang ingin diperjuangkan adalah pembangunan arena multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan otomotif, termasuk drag race.

“Untuk arena, yang saya prioritaskan adalah arena multifungsi. Sekarang arena untuk drag race yang layak belum ada. Yang ada sekarang masih di Jakarta,” ujarnya.

Menurut Iwan, pembangunan fasilitas tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah. Namun, dukungan itu harus dibangun melalui konsep yang jelas dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta daerah.

“Kalau konsepnya bagus, pemerintah pasti mendukung. Tidak mungkin pemerintah tidak mendukung,” katanya.

Di tengah upaya mengembangkan olahraga otomotif, Iwan juga mengingatkan generasi muda agar tidak menyalurkan hobi balap di jalan raya.

Ia mendorong para pencinta otomotif untuk menggunakan arena resmi sehingga kemampuan dan bakat mereka dapat berkembang melalui kompetisi yang aman dan terorganisasi.

“Pesan saya untuk para pencinta otomotif, jangan kebut-kebutan di jalan. Untuk anak-anak muda, bertarunglah di arena yang benar,” pesannya.

Menurutnya, ketersediaan arena resmi dan program pembinaan yang berkelanjutan dapat menjadi sarana untuk mengarahkan minat generasi muda ke jalur prestasi.

Deklarasi Iwan Ma’ruf menandai langkahnya menuju kontestasi Ketua IMI Sumsel periode 2027-2031. Sejumlah gagasan yang disampaikan mencakup pembenahan organisasi, penguatan klub otomotif di daerah, peningkatan event dan Kejurnas, pembinaan atlet, serta dorongan pembangunan arena otomotif multifungsi di Sumatera Selatan.

Selanjutnya, proses organisasi akan bergulir menuju Musda IMI Sumsel yang diproyeksikan berlangsung pada awal 2027.

Berita Lainnya