ABPEDNAS Muratara ancam segel Kantor Bupati Muratara

Coganews.co.id | Muratara – Seluruh Badan Permusyarawatan Desa (BPD) yang tergabung ABPEDNAS dan perangkat desa Kembali melakukan aksi kantor Bupati untuk minta kejelasan Kepada Bupati Kabupaten Muratara HM Syarif Hidayat tentang Gaji yang yang tak kunjung di cairkan Kepada BPD dari 82 Desa yang ada.

Yang Mana Ratusan kedatangan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan anggota perangkat desa tersebut sebanyak 82 Desa itu tanyakan gaji dari bulan Oktober sampai Desember 2020 yang belum mereka terima.Rabu (23/12/2020).

Densi Irawan Anggota BPD dari Maur Baru kecamatan Rupit Muratara menuturkan kami sudah 3 Hari tidak ada titik temu masalah gaji kami, Biasanya gaji di bayar pertiga bulan sekali, namun kali ini belum juga di bayar dari tiga bulan terahir, dan biasanya di ahir tahun di percepat.

READ  Sambut Nyepi dan Idul Fitri 2026: Pemkab Muba Perkuat Harmoni Industrial dan Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi Tepat Waktu

“Yang jadi pertanyaan kami mengapa Kas Daerah (Kasda) sampai kosong, entah ada keterlambatan dari pusat atau apa kami tidak tahu, kami dengan ada indikasi dari pusat sala transfer dananya , itukan tidak mungkin dan tidak masuk akal” ujarnya.

Namun dalam orasi dan tuntutan mereka didepan Pemda justru tidak mendapatkan jawaban dari pihak Pemerintah Kabupaten karna tidak ada yang dapat ditemui. “Sehingga suasana sempat tegang dan memanas antara massa dengan pihak anggota maupun Pol-PP. Yang mendesak untuk menyegel kantor Sekretariat Daerah hingga menutup jalan lintas”.

Dilanjutkanya Iwan sapaanya, bahwa saat ini sudah masuk akhir tahun dan anggaran mau tutup buku dan mendapat alasan anggaran kosong. “Pertanyaan kami apa solusinya dan bagai mana bisa anaggaran rutin tidak dirialisasikan. Kemana penegak dan pengawas dalam pengguna anggaran. BPK harus usus tuntas,” tegas ia.

READ  Polisi Keluarkan SP3 Kasus Tipu Gelap PT Holiday Angkasa Wisata

Sementara itu, Kasat Pol-PP, Firdaus mengatakan kepada massa agar lebih bersabar dan tunggu kedatangan Asisten 1 jangan sampai menutup kantor hingga melakukan pemblokiran jalan.

“Nanti asisten akan datang. Sebab sekarang masih dalam perjalanan. Sekda informasinya DL kita harap sabar dan menungu maupun mendengarkan solusi yang di sampaikan “Kata Firdaus

Setibanya Asisten 1 Pemkab Muratara langsung kembali 7 Perwakilan BPD dari 7 kecamatan yang ada di kabupaten Muratara di terima untuk Rapat bersama Asisten 1 yang tidak mendapat hasil dan kejelasan cuma mendapat surat yang di kirim melalui whatApp yang di tanda tangani oleh Sekretaris Daerah dan Kepala DPKAD yaitu kesanggupan membayar Tunggakan gaji BPD sekabupaten Muratara pada bulan Januari mendatang. (A2N)