COGANEWS.CO.ID | MURATARA – Kerja yang baik dan berinovasi itu yang diharapkan oleh Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) H.Devi Suhartoni saat menghadiri Rapat bersama Dinas Pertanian dan Perternakan, dan Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) hari ini Selasa (5/4).
Rapat yang di pimpin langsung oleh Bupati H.Devi Suhartoni bersama Dinas Pertanian dan Dinas Ketapang bersama Penyuluh Pertanian Lapangan ( PPL ) dan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan (BPPPP) dan Kehutanan kabupaten/kota yang diperbantukan untuk memberikan pengarahan, pembinaan, dan penyuluhan di bidang pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Ade Meiri Siswani bersama Kepala Dinas Ketapang Ir.Asim diskusi membahas Produk Unggulan.( FOTO.Aan
Bupati mempertanyakan Dinas Pertanian dan Dinas Ketapang apa produk yang telah ada ? , apakah akan di siapkan Produk unggulan yang berbentuk bahan Baku yang sudah ada.
“Apa yang sudah dikerjakan oleh PPL di Lapangan,produk apa ?mana hasilnya” .
Jadi kalau Dinas Pertanian dan Ketapang tidak ada Inovasi apa kendalanya Para ASN Kerja di gaji, Anak-anak TKS mundur saja,kalau ingin status sosial tanpa ada kontribusi untuk produk pertanian, PPL kalau tidak ada laporan malas ke Desa minta mundur saja.
” Jadi di kepemimpinan saya, tidak mau ada alasan yang megada-ada untuk tidak berinovasi dan tidak menciptakan produk unggulan, saya tida mau itu”. Tegas Bupati.
Jangan cuma panen-panen saja yang dirayakan kita membutuh produk komoditi yang tetap dan menjadi Khas Kabupaten Muratara.
Diahir arahanya bupati mengajak agar Dinas Pertanian dan Dinas Ketapang buktikan dan Tunjukan produk Unggulan Kabupaten Muratara.
Ade Meiri Siswani Kepala Dinas Pertanian mengatakan dalam rapatnya. Apa yang di sampaikan oleh Bupati tadi adalah hal yang positif untuk Dinas Pertanian yang lebih baik.
Bupati Muratara beliau menginginkan adanya khas tanaman desa atau produk unggulan ,apa lagi nenek moyang kita adalah orang desa.Ujarnya
Lanjut Ade .“Bupati tidak ingin ada alasan dari pegiat pertanian tidak memiliki Produk unggulan Jadi saya berharap kita lebih kompak dan berinovasi terutama PPL, nanti laporkan perkembangan di Desa desa yang di dampingi “.
Seperti ternak Kambing, kita harus benar memberikan pendampingan terhadap peternak seperti ternak kambing di Desa Kerta Sari Kecamatan Karang Dapo.
Tadi mendengar bersama-sama bupati berpesan harus ada peningkatan kafasitas pertanian jangan hanya cuma 4 hektar, termasuk juga Dinas Ketapang setidaknya bisa mengatur skala perekonomian Keluarga.
Ungkap Ade Dinas Pertanian dan Ketapang pastikan kita harus memiliki produk. Seperti di kecamatan Nibung Ada Cabe, Rawas Ulu Bawang merah yang sudah 37 hektar,di Kecamatan Rupit pertanian jagung dengan budidaya ikan di batu Bajah Baru, Rawas Ilir dan Ulu Rawas komiditi apa yang harus di unggulkan.Cetusnya.
Ade juga menjelaskan pada prinsipnya produk lokal kita Dinas Pertanian dan Ketapang hanya peyediaan bahan baku dengan perluasan tanaman misal produk
unggulan,kita sudah mempunyai tanaman Kopi di Desa Lubuk Kumbung, Desa Jangkat Desa Muara Kulam Kecamatan Ulu Rawas hampir 200 hektar kopi sudah ditanam bahkan di desa Lubuk Kumbung itu sudah di garap oleh Bumdes. Terkait alat-alat paska panen sudah di usulkan melalui Apbn 2023, tinggal dari Kemasan dan Pemasaran kita kembalikan ke Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi. Katanya.
Kita memiliki Kakao, berpusat di Biaro Lama, Kecamatan Karang dapo kurang lebih 50 hektar lebih. Terkait persiapan pasca panen sudah diusulkan alat pengelolaan produk cokelat. Jelas Ade.
” Serai wangi di Kecamatan Karang Dapo, Desa Noman kecamatan Rupit kita sudah bantu alat penyulingan serai wangi untuk produksi sabun dan freshcare,selain itu kita sudah bantu bibit Pinang sebelumnya di Kecamatan Rawas Ulu, Desa Mandi Angin kecamatan Rawas Ilir ini kurang lebih 50 hektar.”
Diakui oleh Ade kita masih memiliki kelemahan kita tidak punya data real tapi kita sudah punya klaster-klaster di kecamatan, nanti kami minta PPL untuk mendata ini, jangan sampai tidak update nanti kita laporkan ke Bupati.
Kita sudah tau bahwa Dana Desa tahun ini memperioritas Ketahanan pangan dan Hewani, nanti kita akan singkronkan dengan desa-desa dan bersinergi dengan Dinas PMD-P3A agar kegiatan ini akan membantu ketahanan pangan Kabupaten Muratara.Tutup Ade(AJR)









