Satgas Pendapatan Lakukan Pendataan Pajak Daerah di Desa Bumi Makmur, Sumber Sari,Tebing Tinggi dan Pt.Lonsum Tbk Sei Kepayang Berikut Hasilnya

Coganews.co.id |Muratara, Dalam rangka meningkatkan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), khususnya dari sektor objek pajak daerah, Tim Satgas Pendapatan 3 Kabupaten Musi Rawas Utara kembali melakukan serangkaian kunjungan ke sejumlah desa dan perusahaan di wilayah Kecamatan Nibung dan sekitarnya.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Robet, yang didampingi oleh Satria, serta perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Sat Pol PP, dan Koordinator UPL, Aan Jumadi Robiansyah.

  1. Desa Bumi Makmur. Kunjungan pertama dilakukan ke Desa Bumi Makmur, yang disambut langsung oleh Kepala Desa Sulaini. Tim Satgas melakukan verifikasi terhadap form pendataan objek pajak yang telah disiapkan oleh pemerintah desa. Secara umum, data telah tersedia, namun masih terdapat kekurangan terutama pada data kendaraan milik masyarakat yang belum sepenuhnya terinventarisasi.
  2. Desa Sumber Sari Selanjutnya, Tim Satgas melanjutkan pendataan ke Desa Sumber Sari, diterima langsung oleh Kepala Desa Masrohan, S.Pd. Berdasarkan informasi, form pendataan objek pajak telah diisi dan diserahkan kepada pihak Kecamatan Nibung. Namun, seperti halnya di desa sebelumnya, pendataan kendaraan masyarakat masih memerlukan pelengkapan.
  3. Desa Tebing Tinggi . Di Desa Tebing Tinggi, Tim Satgas diterima oleh Kepala Desa Mustika. Namun, dalam kunjungan tersebut, tim mendapati bahwa form pendataan objek pajak belum tersedia sama sekali. Untuk itu, Satgas mengambil inisiatif melakukan pendataan awal melalui metode wawancara langsung dengan Kepala Desa sebagai langkah awal identifikasi.
  4. Kunjungan ke PT Lonsum tbk– Sei Kepayang. Selain ke desa-desa, Satgas Pendapatan juga melakukan pendataan ke pihak perusahaan, salah satunya ke PT Lonsum Sei Kepayang, yang disambut oleh Agus Dedi Susanto (Asisten Manajer) dan Azam (Head Assistant Manager).Fokus pendataan diarahkan pada potensi Pajak Penerangan Jalan (PPJ), penggunaan genset, dan pemanfaatan Material Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Namun, pihak perusahaan menyampaikan bahwa sebagian besar pengelolaan MBLB dilakukan oleh pihak ketiga (vendor), sehingga data aktual masih memerlukan penelusuran lanjutan.
READ  Upaya PMI Muba Penuhi Kebutuhan 8000 Kantong Darah Setiap Tahun

Dalam hasil pantauan lapangan di PT. Lonsum tbk  terdapat: 24 unit mobil operasional pengangkut buah, 2 unit mobil operasional staf, 11 unit alat berat aktif beroperasi.

Pihak manajemen perusahaan menyampaikan masukan konstruktif kepada Tim Satgas, antara lain perlunya penerbitan surat edaran resmi terkait regulasi MBLB serta dibangunnya Nota Kesepahaman (MoU) antara pihak perusahaan dan Bapenda agar pelaksanaan kewajiban perpajakan dapat lebih terarah dan sesuai ketentuan.

“Kami menyambut baik kedatangan Tim Satgas dan siap bekerja sama dalam mendukung peningkatan pendapatan daerah. Kami hanya berharap adanya kejelasan regulasi dan kerja sama formal yang lebih kuat agar prosesnya berjalan lancar,” ujar Azam, Head Assistant Manager PT Lonsum.

READ  BPI KPNPA RI Sumsel Minta Pecat Sekretaris Dinas Kota Palembang dan Oknum di Dinas Pendidikan yang selalu minta Uang terhadap Kepala Sekolah SD, SMP dan Kepala Sekolah Swasta

Sementara itu, Robet, selaku pimpinan Tim Satgas Pendapatan 3, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan perusahaan dalam mengoptimalkan pendataan.

“Kami tidak datang untuk menekan, tapi bersama-sama ingin membangun sistem pendataan yang baik, sehingga potensi pendapatan daerah bisa tergali secara maksimal, adil, dan transparan,” ujar Robet.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Pemkab Muratara dalam memperkuat basis data objek pajak yang akurat sebagai pijakan dalam kebijakan fiskal yang lebih mandiri dan berkelanjutan. (Aan)