MURATARA|coganews.co.id- Memang informasi melalui teknologi digital tidak bisa dipungkiri sangat di butuhkan oleh masyarakat terutama bagi kaum milenial tentunya membuat informasi mudah di dapati oleh masyarakat sehingga menyebar dari jari ke jari mudah masyarakat menyampaikan pendapatnya melalui digital.
Padahal Undang-undang ITE Nomor 11 tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Publik sudah jelas akan tetapi masih saja akun bodong dengan ujaran kebencian itu beredar di Grub Facebook RRC. Dengan kesadaran masyarakat Kabupaten Muratara sendiri untuk boikot grub RRC ini serentak untuk melapor ke pihak Facebook sebagai spam penyebar kebencian.
himbauan dari Cyber Crime agar Warganet bila memang ada akun yang di anggap Spam dan Penyebar kebencian atau Hoax langkah cepat pengguna akun Facebook yang tergabung di suatu grub bila di anggap Spam sebaik beri laporan awal silahkan laporkan melalui: aduankonten@mail.kominfo.go.id
Tentunya ini rancuh isu hoax bermunculan sehingga bikin Gaduh,mulai berawal dari munculnya akun-akun bodong yang bergabung di Grup Rupit Rawas (RRC)sehingga banyak pihak menduga grub RRC ini tidak selektif dan mendukung akun bodong beredar di grub ini.Grup Facebook RRC ini dibuat pada tahun 2009 atau 12 tahun lalu dan kini anggotanya sudah mencapai 21 ribu akun.
Pagi ini Minggu (23/5/2021) terpantau di Grub RRC banyaknya Warganet Muratara satu persatu keluar dari Grub RRC ini karena ada anggota grub sebagian beranggapan grub ini sarang Akun Bodong dan menyebar informasi Hoaxs.
Frengki Pratama pengerak Aliansi Pemuda Muratara angkat bicara tentang hal ini.“Sebaik kita tutup saja grub Facebook ini karena bikin Gaduh Muratara banyak informasi hoaxs yang beredar disini mulai dari penyebaran berita bohong terhadap Pemkab Muratara dan baik secara personal.Grub ini tidak mendidik sebaik kita beralih ke grub -grub seputar Muratara yang lainya,kan ada grub Muratara yang lebih berdukasi“.Cetusnya.
Ini kami sebagai penguna medsos tidak akan diam dan kami akan melapor grub bikin Gaduh ini ke Cyber Polda kami sudah tau siapa-siapa yang berperan aktif di grub ini, Ini sebenarnya masalah hati yang tidak pernah senang dengan kemajuan Kabupaten Muratara.Grup ini dinilai tempat akun-akun anonim menebar kabar bohong, ujaran kebencian, provokatif dan mengadu domba satu sama lain,ini perlu pihak Cyber Crime Polda menindak lanjuti.
Seperti penyebaran isu hoax tentang kebijakan pemerintah yang kita sangat tau pemerintah kabupaten Muratara yang di Pimpin Oleh H.Devi Suhartoni-H.Inayatullah yang baru tiga bulan memimpin Muratara,dan kami rasa program visi misi mereka mulai berjalan seperti Pengadaan Pakaian anak sekolah gratis,berobat gratis Dengan fasilitas tersedianya rumah singgah di Palembang dan Ambulance gratis, Bantuan hukum gratis, Padahal juga kita tahu dengan kondisi keuangan yang Defisit anggaran sepeninggalan pemerintah sebelumnya.Paparnya
Terlepas dari masalah diatas membuat ada pihak yang tidak senang Muratara untuk lebih baik, berjalanya Visi misi Pemkab Muratara ini.Tegasnya
Aan Jumadi sebagai Ketua Ikatan Wartawan (IWO)Kabupaten Muratara mengatakan kami akan berkoordinasi dengan pihak polda Sumsel melalui Cyber Crime yang akan menindak lanjuti terkaitnya hebohnya Akun Bodong melalui Grub RCC akan membahas masalah ini agar penguna media sosial bisa mengunakan konten -konten yang bermanfaat.
Khusus kami dari media online ini akan terus memantau terhadap pemberitaan melalui media online agar pembaca digital bisa memahami tentang berita hoax.
Saya pribadi menyanyangkan terhadap admin RRC yang sudah lama mengeluar akun facebook pribadi saya di Grub ini tanpa alasan karena saya secara pribadi tidak pernah mengshare Konten yang tidak benar.Tutupnya.
“Terlalu banyaknya akun Bodong dan Informasi Hoax di katakan Yusup Alfrian kades Biaro lama sebab grub ini dugaanya Banyak akun bodong yang mau mecah belah Masyarakat Kabupaten Muratara. Berkenaan hal tersebut saya pribadi keluar dari group RRC,kita Muratara pengen damai dan Nyari yang benar saja”.
Aprizal Teguh penguna Medsos juga mengatakan hal yang sama “Terlalu banyak akun yang tidak jelas alias akun bodoong sebagai pemecah belah “.
Lanjutnya kami penduli dan cinta kemajuan Kabupaten Muratara nanti kami akan ajak secara berantai untuk memblokir Grub RRC ini sebagai penerima akun bodong dan mengajak saudara-saudara di Muratara dan sekitarnya jangan mempercayai konten-konten di grub RRC ini sebagai Spam.Diahirinya (AJR)





